TribunJateng/

Kak Seto: Kasus Bullying Harus Mendapat Perhatian Khusus dari Pemerintah

Acara Seminar Nasional ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Tegal Umi Azizah.

Kak Seto: Kasus Bullying Harus Mendapat Perhatian Khusus dari Pemerintah
Kak Seto 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - "Guru memiliki peran penting dalam mendidik anak melalui cinta kasih, selain mengajar tentu membentuk karakter anak juga harus menjadi fokus utama," terang Seto Mulyadi (Kak Seto), psikolog anak, saat acara seminar nasional penguatan pendidikan karakter Guru Sekolah Dasar (SD) di Gedung Korpri Kabupaten Tegal, Kamis (8/2/2018).

Sebagai pembicara, Kak Seto terlihat menyampaikan pesan mendidik itu harus dari hari.

Ada 703 Guru SD se-Kabupaten Tegal yang mengikuti seminar itu.

Kak Seto menegaskan anak-anak itu suka meniru kebiasaan orang-orang dewasa.

"Itulah sebabnya sebaiknya kita mengajarkan anak-anak tidak hanya melalui kata-kata, tetapi melalui perbuatan nyata. Kita contohkan," imbuhnya.

Baca: Inilah Janji Sudirman Said- Ida Fauziyah di Depan Para Kiai Tegal

Acara Seminar Nasional ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Tegal Umi Azizah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Retno Suprobowati, dan tamu undangan menghadiri acara tersebut.

Dalam sambutannya, Umi Azizah, Wakil Bupati Tegal mengemukakan jika peran guru sangat penting dalam mendidik karakter anak.

"Pendidikan yang sangat dibutuhkan saat ini adalah pendidikan yang dapat mengintergrasikan pendidikan karakter sehingga dapat mengoptimalkan perkembangan seluruh dimensi anak baik dari ranah kognitif, fisik, sosial-emosi, kreativitas serta spiritual, semuanya harus seimbang," tutur Umi Azizah, Wakil Bupati Tegal, saat sambutan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Retno Suprobowati mengtakan masih ada masalah dalam proses pendidikan karakter anak-anak.

"Permasalahan tersebut dikarenakan oleh bias orientasi nilai karakter bangsa, antara lain adanya disorientasi implementasi nilai-nilai pancasila. Kemudian bergesernya nilai etika dalam kehidupan bangsa. Memudarnya kesadaran terhadap nilai-nilai kebudayaan bangsa dan melemahnya kemandirian," tuturnya.

Pendidikan menjadi hal penting, namun karakter juga menjadi hal tak kalah penting untuk mencetak generasi penerus yang kompeten dan memiliki budi pekerti.

Bullying merupakan satu contoh dampak dari karakter anak yang bisa diantisipasi dini, itulah pesan dari Kak Seto dalam kesempatan tersebut.(*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help