TribunJateng/
Home »

Jawa

LUAR BIASA! Pakai Tenaga Dalam, Prajurit Kopassus Praka Pujiono Temukan Korban Tanah Longsor

Anggota TNI dari Batalyon 14 Grup 1 Kopassus, Praka Pujiono, berhasil menemukan dua mayat korban tanah longsor di Kabupaten Bogor

TRIBUNJATENG.COM - Anggota TNI dari Batalyon 14 Grup 1 Kopassus, Praka Pujiono, berhasil menemukan dua mayat korban tanah longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kemampuan yang digunakan yakni tenaga dalam.

Praka Pujiono mengaplikasikan Beladiri Merpati Putih dengan teknik "getaran".

Dilansir Tribun-Video.com dari akun Instagram @tni_indonesia_update, Rabu (7/2/2018), tenaga dalam ini asli manusia ini menggunakan teknik olah nafas.

Pada orang biasa, tenaga asli tersebut dapat dilihat dan digunakan hanya pada saat orang bersangkutan dalam kondisi terdesak.

Misalnya, melompati pagar tinggi saat dikejar anjing.

Aksi Praka Pujiono ini pun mendapat pujian dari warganet karena telah berhasil menemukan dua korban yang sulit ditemukan.

Evakuasi dipimpin Danrem 061 Kolonel Inf Mohamad Hasan dengan gabungan anggota tim Polres Bogor, Kodim 0621, BPBD Bogor, Basarnas, dan Kopassus Grup 1  melakukan pencarian dimulai pukul 07.00 WIB. Sebanyak 200 orang lebih terlibat dalam evakuasi.

Getaran Merpati Putih

Saat proses evakuasi, tampak Praka Pujiono, anggota Yon 14 Grup 1 Kopassus menggerak-gerakkan tangan layaknya menerawang posisi jenazah.

Sesekali Pujiono meminta petugas eskavator untuk menggali titik timbunan tanah.   

Tak lama kemudian, tiga dari lima korban yang tertimbun longsor di jalur kereta api jurusan Bogor-Sukabumi KM 13.800 itu berhasil ditemukan oleh petugas. Korban dalam kondisi tertumpuk.

Praka Pujiono mengaku gerakan yang dia lakukan saat proses evakuasi merupakan jurus getaran beladiri Merpati Putih. Teknik itu diperlukan untuk menerawang sesuatu yang hendak dicari.

“Kami berharap korban segera ditemukan, semua tim terus bergerak,” kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf Fransisco di lokasi kejadian Cijeruk Maseng, Selasa, (6/2/2018). (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help