TribunJateng/

Pemkot Semarang Akui Alami Kekurangan Ribuan Pegawai Negeri Sipil

Hal itu karena sejak 2014 lalu, setiap tahun jumlah pegawai berkurang sekitar 500 orang karena pensiun.

Pemkot Semarang Akui Alami Kekurangan Ribuan Pegawai Negeri Sipil
tribunjateng/galih permadi/ist
Duh Senangnya, 260 PNS Pemkot Semarang Naik Pangkat 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Larangan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari pemerintah pusat, membuat Pemkot Semarang mengalami kekurangan pegawai.

Hal itu karena sejak 2014 lalu, setiap tahun jumlah pegawai berkurang sekitar 500 orang karena pensiun.

Dari catatan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Semarang, jumlah PNS Pemkot Semarang saat ini ada 11.460 orang. Pada 2017 lalu, pegawai yang pensiun ada 598 orang dan 2018 ini pegawai yang pensiun terdapat 608 orang.

"Kami saat ini kekurangan tenaga. Setidaknya kami butuh tambahan 3.200 pegawai untuk berbagai instansi," kata Kepala BKD Kota Semarang, Bambang Sukono, Kamis (8/2/2018).

Baca: Sembilan Mahasiswa Malaysia Bakal Mengajar di Dua Sekolah Kota Semarang

Dikatakannya, sejak tahun 2014 lalu Pemerinah belum ada pembukaan formasi CPNS. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga guna menjamin pelayanan tetap berjalan baik, Pemkot melakukan perekrutan tenaga kontrak yang jumlahnya mencapai sekitar 5.300 orang.

Jumlah tersebut mayoritas dari Dinas Pendidikan Kota Semarang. Karena kebutuhan tenaga guru atau pendidik cukup besar mengingat jumlah guru yang pensiun juga paling banyak.

"Jumlah PNS guru di Kota Semarang saat ini terdapat sekitar 5.000-an orang, paling banyak dibanding bidang yang lainnya," imbuhnya.

Untuk tetap menjamin pelayanan masyarakat tidak terganggu, BKD Kota Semarang telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat untuk perekrutan tenaga PNS baru sebanyak 3.224 orang. Dari usulan yang disampaikan, jumlah formasi guru mencapai 1.030 orang.

"Dari jumlah yang kami usulkan tersebut biasanya tidak disetujui semua. Biasanya hanya sekitar 100-an yang disetujui," ungkapnya.(*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help