Pilgub Jateng

6.000 Pasukan Kodam IV Diponegoro Dikerahkan Untuk Ikut Amankan Pilgub Jateng

Menurut Wuryanto, 6.000 pasukan tersebut meliputi dari berbagai unit, termasuk pasukan intelejen

6.000 Pasukan Kodam IV Diponegoro Dikerahkan Untuk Ikut Amankan Pilgub Jateng
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri (dari kanan), Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, dan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat digendong oleh pasukan-pasukannya. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Panglima Kodam IV (Pangdam) Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto mengungkapkan 6.000 pasukannya akan terlibat mengamankan jalannya Proses Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) pada 27 Juni 2018 mendatang.

Namun sebelum pesta demokrasi itu berlangsung, pihaknya telah jauh-jauh hari melakukan persiapan Sistem Pengamanan (Sispam) bersama Polda Jateng dan Polda DIY.

Pasukan gabungan tersebut kini telah melaksanakan Sispam di lapangan Markas Kodam IV Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (9/2/2018).

Jelang memasuki masa kampanye pada 15 februari 2018 nanti, Mayjen TNI Wuryanto mengungkapkan bahwa 6.000 pasukan tersebut akan dikerahkan meluas ke desa-desa hingga kota di Jateng.

"Kalo di desa ada tiga ujung tombak yakni dari Babinsa (TNI), Bhabinkamtibnas (Polisi), dan Kepala Desa/Lurah yang tersebar. Bentuk sinergis kita (TNI-Polri) dari desa juga," jelas Mayjen Wuryanto kepada Tribunjateng.com, Jumat (9/2/2018).

Menurut Wuryanto, 6.000 pasukan tersebut meliputi dari berbagai unit, termasuk pasukan intelejen.

"6.000 adalah total semua pasukan yang dikerahkan TNI untuk Pilgub, kalo simulasi Sispamnya ada 500 pasukan dari kami," kata Wuryanto.

Terkait Sispam gabungan, ia menambahkan bahwa gelaran ini merupakan wujud sinergis TNI-Polri yang berlangsung tak hanya saat masa Pilkada saja, melainkan saat sehari-hari juga. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help