Hujan Lebat Picu Banjir Lumpur dan Longsor di Cimanggu Cilacap

Hujan berintensitas tinggi pada Kamis sore (8/2), memicu banjir dan longsor di Desa Rejodadi Kecamatan Cimanggu

Hujan Lebat Picu Banjir Lumpur dan Longsor di Cimanggu Cilacap
Istimewa
Hujan lebat picu banjir lumpr dan longsor di Cimanggu Cilacap. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Hujan berintensitas tinggi pada Kamis sore (8/2/2018), memicu banjir dan longsor di Desa Rejodadi Kecamatan Cimanggu.

Ada pemandangan tak wajar pada jalan raya nasional tepatnya di depan pasar Cilumuh Desa Rejodadi Kecamatan Cimanggu pada Kamis malam (8/2).

Jalan nasional itu tertutup lumpur sepanjang lebih dari 100 meter dengan ketebalan antara 5 - 10 cm.

Banjir lumpur yang menimbun jalan raya itu pun sempat membuat lalu lintas lumpuh atau macet. Kendaraan tidak mampu memaksa menerobos timbunan lumpur yang menutup jalan raya.

Petugas Pemadam Kebakaran Majenang sampai melakukan penyemprotan menggunakan mobil Damkar dibantu warga dan relawan.

"Tadi malam langsung dibersihkan lumpurnya sehingga lalu lintas kembali normal,"kata Kasi Trantib Kecamatan Cimanggu Maksum, Jumat (9/2)

Banjir lumpur ini bersumber dari perbukitan yang berjarak sekitar 1 kilometer belakang pasar.

Bukit yang mulanya dipenuhi pepohonan pinus berubah gundul dan ditanami tanaman palawija oleh warga. Karena itu, kata Maksum, tanah perbukitan menjadi gembur dan mudah terkikis saat terjadi hujan.

Kikisan tanah bercampur air hujan mengalir ke saluran pembuangan hingga menyebabkan sungai meluap. Luapan sungai bercampur lumpur pekat meluber ke jalan raya.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help