Launching UHC, Nursholeh : Jaminan Kesehatan dan Perlindungan Sosial Sangatlah Penting

Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Kesehatan Kota Tegal mengadakan Launching Universal Health Coverage Program Kesehatan Nasional

Launching UHC, Nursholeh : Jaminan Kesehatan dan Perlindungan Sosial Sangatlah Penting
ISTIMEWA
Launching UHC Kota Tegal 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL -  Sampai dengan 8 Februari 2018 Jumlah masyarakat miskin dan tidak mampu di Kota Tegal yang sudah tercover JKN/KIS sebanyak 103.359 jiwa atau sekitar 74 %, dengan rincian PBI APBN (eks Jamkesmas) sebanyak 78. 247 jiwa, PBI APBD Prov.

Jateng sebanyak 3.732 jiwa dan PBI APBD Kota Tegal sebanyak 20.380 jiwa.

Mengingat masih adanya masyarakat miskin dan tidak mampu di Kota Tegal sebanyak 17.068 jiwa, maka sudah saatnya Pemerintah Kota Tegal mengikutsertakan mereka ke dalam JKN sehingga dapat meningkatkan cakupan kepesertaan program JKN Kota Tegal guna menyongsong Universal Health Coverage (UHC) yang telah di tetapkan Pemerintah per tanggal 1 januari 2019.

Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Kesehatan Kota Tegal mengadakan Launching Universal Health Coverage Program Kesehatan Nasional, Kamis, 8 Februari 2018 di Auditorium Akper Pemkot Tegal.

Plt. Wali Kota TegalNursholeh atau yang akrab dipanggil Kang Nursholeh bahwa JKN adalah sebuah program yang sangatlah penting bagi kehidupan.

Karena kesehatan adalah modal fisik untuk melakukan segala aktifitas. jika tubuh sakit, maka akan terhambat seluruh aktifitas.

Dalam konteks inilah proteksi diri dalam bentuk jaminan kesehatan dan perlindungan sosial sangatlah penting.

“Kesadaran tentang pentingnya jaminan perlindungan sosial terus berkem-bang, sesuai amanat pada perubahan uud 1945 pasal 34 ayat 2, yaitu bahwa negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Kemudian sebagai wujud implementasi hak dasar tersebut, Undang–Undang nomor 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional telah mengatur dan memberikan jaminan kepada masyarakat untuk mendapat jaminan sosial, yang terdiri dari jaminan atas kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hari tua, pensiun dan kematian,” ujar Kang Nur.

Di Kota tegal sejak tahun 2013 telah menyelengarakan program Jamkesda dengan istilah Jamkesta (jaminan kesehatan semesta) dimana sasaran pesertanya adalah seluruh penduduk Kota Tegal yang belum memiliki jaminan kesehatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp 15 miliar.

Halaman
12
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help