Salurkan Rastra, Gubernur Jawa Tengah Harapkan Tepat Sasaran

Beras yang diangkut menggunakan truk tersebut dikirim ke Kabupaten Semarang dan Demak, dari halaman kantor Pemprov Jateng.

Salurkan Rastra, Gubernur Jawa Tengah Harapkan Tepat Sasaran
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memberangkatkan bansos rastra di halaman Gedung Pemprov Jateng, Jumat (9/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendistribusikan sedikitnya 60 ton bantuan sosial beras sejahtera (Bansos Rastra) di awal bulan Februari 2018 ini.

Beras yang diangkut menggunakan truk tersebut dikirim ke Kabupaten Semarang dan Demak, dari halaman kantor Pemprov Jateng, pada hari Jumat (9/2/2018).

Rencananya hingga akhir bulan ini, akan tersalurkan sebanyak 24.736.800 kilogram kepada 2.473.680 keluarga penerima manfaat (KPM).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberangkatkan secara langsung truk bermuatan beras dengan harapan dapat tepat sasaran ke penerima manfaat.

"‎Agar memastikan bahwa itu ya sampai pada tangan yang benar. Saya sudah mengusulkan data ini di update by system setiap tiga bulan sekali, sehingga diharapkan tepat sasaran," jelas dia.

Baca: Enthus Susmono Salurkan 59 Ton Beras Ke Nelayan Slawi

‎Sementara itu, Kepala Perum Bulog Divre Jawa Tengah, Djoni Nur Ashari mengharapkan, pendistribusian Bansos Rastra dapat menekan tingginya harga beras di pasaran.

"Harga beras di Semarang dan Solo sudah turun berkisar Rp 9.500. Tapi memang di wilayah Cilacap masih tinggi sekitar Rp 10.500 sampai Rp 11.000 per kilogramnya," kata dia.

‎Kendati demikian, berdasarkan evaluasi penyerapan Rastra pada bulan Januari 2018 hanya tercapai 93 persen.

"‎Kemarin di Januari hanya 93 persen karena masih ada pencocokan data. Mudah-mudahan bulan Februari ini bisa terserap 100 persen," kata dia.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Nur Hadi menambahkan, dengan adanya bantuan beras ini diharapkan para keluarga miskin bisa terbantu.

Jika sebelumnya harus melakukan penebusan beras sebanyak 15 kilogram seharga Rp 24.000, sekarang cukup menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) saja.

"Tentu ini akan membantu mengatasi melonjaknya harga beras, karena setiap keluarga penerima manfaat akan menerima 10 kilogram beras," ujar dia.(*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help