Bagaimana Cara Makan Kue Keranjang yang Enak? Ini Penjelasan dari Pembuatnya 

Pembuat kue keranjang asal Kota Tegal, Mindayani Wirjono (77), menuturkan kue keranjang terbagi dua jenis.

Bagaimana Cara Makan Kue Keranjang yang Enak? Ini Penjelasan dari Pembuatnya 
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI P
Para pekerja tengah menyusun wadah yang berisi adonan kue keranjang sebelum dikukus 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Ada yang bisa dilakukan untuk membuat kue keranjang khas Imlek terasa berbeda di mulut saat disantap.

Pembuat kue keranjang asal Kota Tegal, Mindayani Wirjono (77), menuturkan kue keranjang dibagi dua, yang dijual di toko- toko dan yang ada di tempat sembahyang.

Di toko- toko, biasanya hanya kue keranjang yang berbentuk bulat dengan besaran yang sama. Berbeda dengan itu, kue keranjang yang digunakan untuk ritual sembahyang besarnya berbeda- beda.

"Yang di tempat sembahyang itu biasanya untuk upacara. Disusun berdasarkan besar kecilnya. Yang paling besar paling bawah, makin ke atas makin mengerucut kecil," beber Mindayani, Sabtu (10/2/2018).

Baca: Ternyata Ini Filosofi Kue Keranjang Khas Tahun Baru Imlek

Menurut pembuat kue keranjang merek Sido Makmur di Kota Tegal itu, mengolah kue keranjang sehingga jadi makanan klangenan sangat simpel.

Pertama, kue keranjang yang sudah keras (tapi jangan terlalu keras) dipotong- potong. Bentukan potongan bebas, dadu atau memanjang.

"Kalau belum keras, biasanya lengket di pisau. Makanya, sajian kue keranjang yang enak saat sudah keras atau 10 hari setelah dibuat," jelasnya.

Setelah dipotong- potong sesuka hati, baru dimakan dengan sandingan teh tawar.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help