Jelang Imlek, Pemkot Solo Haruskan Pengelola Tempat Parkir Pasar Gede Tak Pasang Tarif Sembarangan

Untuk membuat perayaan imlek 2018 di Solo meriah, Pemkot Solo tengah membuat sejumlah langkah. Di antaranya soal tempat parkir.

Jelang Imlek, Pemkot Solo Haruskan Pengelola Tempat Parkir Pasar Gede Tak Pasang Tarif Sembarangan
hermawan handaka

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Untuk membuat perayaan imlek 2018 di Solo meriah, Pemkot Solo tengah membuat sejumlah langkah. Di antaranya soal tempat parkir.

Hal tersebut yakni Pemkot Solo mewajibkan pengelola tempat parkir di lokasi perayaan imlek yakni di kawasan Pasar Gede Solo untuk tak memasang tarif sembarangan. Tarif tersebut harus sesuai durasi kendaraan tersebut parkir.

Begitu ungkap Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, M Usman, Sabtu (10/2/2018).
Menurut Usman pengelola dilarang menarik biaya parkir hanya berdasar asumsi sepihak.

"Seringkali para juru parkir menarik biaya parkir progresif setelah pengendara memarkirkan kendaraannya. Dihitung langsung selama dua jam dan ditarik Rp 3.000 untuk sepeda motor. Seperti ini tidak benar," katanya.

Usman menilai penghitungan tarif progresif seperti itu membuat warga rugi.

"Jukir biasanya berasumsi, warga menikmati lampion di Pasar Gede pasti lebih dari satu jam. Padahal tidak semuanya demikian. Bisa saja pemilik kendaraan hanya parkir kurang dari satu jam di lokasi itu," paparnya.

Ia menjelaskan saat ini di kawasan Pasar Gede berlaku tarif parkir progresif. Kendaraan roda dua dikenakan tarif sebesar Rp 1.500, kendaraan roda empat dikenakan tarif 2.000 untuk satu jam pertama. Ia mengatakan tarif ini bertambah 100 persen setiap satu jam berikutnya.

"Kalau memang mau menarik tarif parkir sesuai waktu, semestinya jukir tidak hanya mencatat nomor pelat kendaraan saja. Jam tiba kendaraan juga harus dicatat," ujarnya.

Petugas Dishub dan instansi gabungan, lanjutnya, juga siap mengawasi area parkir perayaan Imlek di kawasan Pasar Gede guna mengantisipasi pelanggaran parkir.

Apalagi ia mengatakan Pemkot Solo telah menyediakan sejumlah lokasi parkir insidental guna mengakomodasi minat warga menikmati nyala lampion tersebut.

"Lokasi parkir insidental itu yakni halaman Benteng Vastenburg, Taman Parkir Loji Wetan, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Arifin, Jalan Suryo Pranoto, Jalan R Martadinata, Jalan Utara Pasar Gede, serta Jalan Urip Sumoharjo," ungkap Usman. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved