Heboh! Penemuan Mayat Terapung di Sungai Serayu

Tim Inafis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan sesosok mayat yang ditemukan warga di Sungai Serayu wilayah Desa Kedungbenda

Heboh! Penemuan Mayat Terapung di Sungai Serayu
ISTIMEWA
Pastikan Identitas Korban, Inafis Polres Purbalingga Periksa Mayat di Sungai Serayu 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Tim Inafis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan sesosok mayat yang ditemukan warga di Sungai Serayu wilayah Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Minggu (11/2/2018).

Dari hasil pemeriksaan dan pengidentifikasian diketahui mayat tersebut adalah Wartono (55) warga Desa Karangcengis RT 1 RW 2 Kecamatan Bukateja yang hanyut pada Jumat (9/2/2018) lalu.

Dia hanyut terbawa arus saat melakukan aktifitasnya sebagai pencari batu di sungai.

Kapolsek Kemangkon AKP Siswanto mengatakan bahwa jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Yuswono (45) dan Ruswono (55), seorang penambang pasir dari Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon. Keduanya melihat sesosok mayat yang mengapung di Sungai Serayu, selanjutnya menepikan mayat itu menggunakan perahu pasir.

“Mendapati penemuan mayat yang terapung di sungai, mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah desa setempat dan ke Polsek Kemangkon,” terang Kapolsek.

Kapolsek beserta anggota langsung mendatangi TKP, menghubungi Tim SAR Gabungan, Polsek Bukateja, dan Tim Inafis Polres Purbalingga. Berdasarkan hasil identifikasi dan pemeriksaan ciri-ciri korban, jenazah tersebut merupakan korban yang hanyut pada dua hari lalu.

“Dari pemeriksaan ciri-ciri korban oleh Polsek Bukateja dan keluarga korban, jenazah tersebut benar korban hanyut dua hari lalu yang bernama Wartono, warga Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja. Hal tersebut dikuatkan juga dengan pemeriksaan sidik jari korban,” tuturnya.

Jenazah tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Kemangkon untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Dari keterangan petugas, tidak ada tanda-tanda kekerasan, korban meninggal karena tenggelam atau hanyut di sungai.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban hanyut pada hari Jumat (9/2) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat kejadian, korban yang bekerja sebagai pencari batu kali nekat turun ke Sungai Serayu wilayah Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja saat arus deras.

Selama dua hari terakhir, Tim Sar Gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, BPBD Purbalingga, TNI, SAR Purbalingga, TAGANA Banyumas, SAR Perwira, Rapi Purbalingga, Alfatah Rescue, Ubaloka Purbalingga dan warga sekitar melakukan penyisiran Sungai Serayu dari wilayah Bukateja hingga wilayah Kabupaten Banyumas namun belum berhasil ditemukan. (Humas Polres Purbalingga)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved