Penyaluran Kredit Mitra Jateng 25 Ditarget Rp 10 M per Kabupaten/Kota

Pada 2018, Bank Jateng menargetkan angka penyaluran Kredit Mitra Jateng (KMJ) 25 sebesar Rp 350 miliar.

Penyaluran Kredit Mitra Jateng 25 Ditarget Rp 10 M per Kabupaten/Kota
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Ganjar Pranowo Melepas peserta jalan sehat 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pada 2018, Bank Jateng menargetkan angka penyaluran Kredit Mitra Jateng (KMJ) 25 sebesar Rp 350 miliar.

"Arahan dari Pak Gubernur Jateng (Ganjar Pranowo) perkabupaten/ kota ditargetkan Rp 10 miliar. Diharapkan dapat mengembangkan UMKM dan menurunkan angka kemiskinan di Jateng," kata Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, didampingi Direktur Bisnis Retail dan UUS Bank Jateng, Hanawijaya saat acara Grebeg Pantura di Slawi, Minggu (11/2/2018).

Untuk suku bunga KMJ 25 tahun ini masih sama yakni tujuh persen.

Dengan suku bunga yang disebut paling rendah se-Indonesia itu, dia berharap agar banyak masyarakat bahkan di pelosok daerah yang menikmati kredit terjangkau itu.

Kredit Mitra Jateng 25 memiliki plafon maksimal yang cukup tinggi yakni RP 25 juta.

Hingga saat ini, kata dia, KMJ 25 sudah tersalurkan kepada 16.000 lebih debitur.

Sedangkan angka kredit macet atau non-performing loan (NPL) sebesar 2,8 persen.

"Angka NPL tersebut masih affordable, masih di bawah lima persen. Itu bagus. Bukti kami selektif," tuturnya.

Debitur yang masuk NPL, kata dia, karena faktor manusianya. Semisal, tidak ada jiwa pengusaha.

Baru sepekan produknya tidak laku, langsung patah hati dan tidak semangat. Sehingga mandek dan mengakibatkan kredit macet.

Selain memberikan kredit, bank juga memberikan pendampingan kepada pengusaha UMKM agar usahanya tetap sintas dan membuat sejahtera masyarakat.

Realisasi pendampingan dengan cara menggunakan permainan atau yang disebut micro banking simulation.

Dalam permainan ini, pengusaha UMKM memberikan penjelasan terkait perencanaan bisnis, bagaimana cara untuk ekspansi kapasistas produk, dan tentu juga bagaimana cara menjaga kualitas.(*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved