Masih Diperdebatkan, Pemkot Solo Bakal Sosialisasikan Pembangunan Masjid Taman Sriwedari

Pemkot Solo akan menggencarkan sosialisasi pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo (MTSS) kepada masyarakat Solo.

Masih Diperdebatkan, Pemkot Solo Bakal Sosialisasikan Pembangunan Masjid Taman Sriwedari
Tribun Jateng/Suharno
Taman Sriwedari Solo 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo akan menggencarkan sosialisasi pembangunan Taman Sriwedari Solo'>Masjid Taman Sriwedari Solo (MTSS) kepada masyarakat Solo.

Sosialisasi dinilai perlu agar memberi pemahaman kepada masyarakat terkait polemik kepemilikan tanah yang digunakan untuk membangun masjid tersebut.

Wawali Solo, Achmad Purnomo mengakui bahwa sebagian masyarakat Solo masih meragukan status tanah yang digunakan untuk membangun masjid tersebut.

"Untuk itu kami akan menunjukkan bukti-bukti dan memberikan penjelasan yang akurat untuk menyosialisasikannya kepada seluruh masyarakat khususnya Solo," papar Achmad, Senin (12/2/2018).

Menurutnya sosialisasi ini akan dilakukan secara gencar, hingga di lingkungan RT di Solo.

"Pastinya kita akan menggandeng perangkat kecamatan, kelurahan hingga RT RW," jelasnya.

Dirinya, yang juga telah didapuk menjadi ketua panitia pembangunan MTSS mengatakan pihaknya akan melibatkan Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah (Setda), sebagai pihak pemberi informasi pada sosialisasi tersebut.

"Jadi yang menjelaskan status lahan adalah Bagian Hukum dan HAM. Panitia hanya menerangkan proses pembangunan masjid, desain, bentuk hingga dana pembangunannya saja," katanya.

Seperti diketahui pembangunan masjid ini diprotes sejumlah pihak.

Salah satunya datang dari Masyarakat Peduli Lahan Halal Surakarta (Malaka) yang menolak pembangunan.

Sebelumnya mereka telah berpendapat tanah tersebut bukan milik Pemkot Solo dan memiliki ahli waris yang sah.

"Pembangunan bangunan apapun di tanah ini berpotensi menjadi masalah di masa depan. Ahli waris yang sah atas tanah itu atas nama Wiryodiningrat," ujar Ketua Malaka, Ahmad. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help