Panti Rehabilitasi Sosial Maunatul Mubarok Demak Terendam Banjir

Banjir rob itu jelas mengganggu aktivitas pelayanan di panti rehabilitasi dosial yang diampu oleh Kiai Abdul Chalim Zein

Panti Rehabilitasi Sosial Maunatul Mubarok Demak Terendam Banjir
Tribunjateng.comHesty Imaniar
Panti Sosial Maunatul Mubarok Terendam Banjir 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Banjir terus melanda wilayah Pantura Demak, tidak terkecuali banjir juga mengepung Panti Rehabilitasi Sosial Maunatul Mubarok, yang ada di Dukuh Lengkong, Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Banjir rob itu jelas mengganggu aktivitas pelayanan di panti rehabilitasi dosial yang diampu oleh Kiai Abdul Chalim Zein ini.

Diungkapkan oleh, Pengurus Panti Rehabilitasi Sosial Maunatul Mubarok, Muhammad Sodikin, bahwa sebanyak 50 pasien gangguan jiwa, harus mengungsi di tempat yang lebih tinggi.

"Kami terpaksa membawa mereka di gedung narkoba yang lebih tinggi dan sementara, lokasi tersebut masih aman," katanya, Senin (12/2/2018).

Beberapa kegiatan pelayanan lanjutnya, pun tersendat. Di antaranya kegiatan olahraga, terapi kelompok, terapi mandi malam, dan juga konseling.

"Bukan hanya karena tempat yang terkena banjir. Tetapi kondisi fisik klien juga yang rentan terserang penyakit. Bahkan dapur pun ikut terendam," ujarnya yang juga konselor di panti tersebut.

Panti Rehabilitasi Sosial Maunatul Mubarok memiliki 10 petugas relawan sosial, 5 tenaga kesejahteraan sosial dan 3 konselor. Mereka bekerja ekstra untuk memperhatikan kesehatan klien, baik gangguan jiwa maupun psikotik.

Di sisi lain, menurut salah satu warga Lengkong, Khafidzi (27) setelah hujan lebat beberapa hari terjadi dibeberapa daerah, termasuk Demam, di mana beberapa sungai di sekitar Lengkong tidak berfungsi dan ditambah akibat jebolnya sungai Dombo.

"Sungai Dombo jebol. Airnya mengalir ke Dilan, lalu bermuara ke sawah sekitar Sayung dan termasuk Lengkong yang tingginya sampai di atas lutut orang dewasa, sampai saat ini," jelasnya. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help