Polisi Air Polres Tegal Kota Memakai Perahu Karet untuk Evakuasi Korban Banjir

Namun, hujan kembali mengguyur Kota Tegal dan akibatkan beberapa kelurahan terkena dampaknya.

Polisi Air Polres Tegal Kota Memakai Perahu Karet untuk Evakuasi Korban Banjir
TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU
Warti, warga Pesurungan Kidul, yang akan menjemput ibunya di Masjid Al-Baqoroh, Senin (12/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Banjir di Kota Tegal berdampak ke Pesurungan Kidul, Senin (12/2/2018).

Curah hujan yang tinggi sejak tadi malam, akibatkan debit air di sungai Kemiri semakin meluap.

Sabtu (10/2/2018), tanggul di sungai tersebut jebol dan berdampak di Kelurahan Sumurpanggang dan Kalinyamat.

Namun, hujan kembali mengguyur Kota Tegal dan akibatkan beberapa kelurahan terkena dampaknya.

Dari pantauan Tribunjateng.com, warga Pesurungan Kidul memilih mengungsi di Masjid Al-Baqoroh.

Terlihat seorang lansia tertatih-tatih dievakuasi ke tempat yang lebih kering.

"Ibu saya mau saya ungsikan ke tempat keluarga di Randugunting," terang Warti, warga Persurungan Kidul, kepada Tribunjateng.com.

Baca: Plt Wali Kota Tegal Minta ASN Tidak Terlibat Politik Praktis

Terlihat evakuasi berjalan lancar, namun sisi kiri perahu karet sudah kempes.

Halaman
12
Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help