Pilkada 2018

SAH, Lima Bapaslon Ditetapkan Sebagai Cabup-Cawabup Kudus

Menanggapi hal tersebut, Masan mengatakan, per hari ini dia telah mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua DPRD Kudus

SAH, Lima Bapaslon Ditetapkan Sebagai Cabup-Cawabup Kudus
Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Pasangan calon menerima surat keputusan penetapan calon dari KPU Kudus di Hotel Kenari Asri, Senin (12/2/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Lima pasangan bakal calon (Bapaslon) resmi ditetapkan oleh KPU Kudus sebagai pasangan calon bupati-wakil bupati Kudus. Penetapan dilakukan di Hotel Kenari Asri, Senin (12/2/2018).

Moh Khanafi, Ketua KPU mengatakan, penetapan tersebut didasarkan atas dokumen pencalonan maupun syarat calon dari masing-masing pasangan telah terpenuhi. Setelah lima pasangan telah ditetapkan, kata dia, pasangan calon akan dilakukan pengambilan nomor urut pada hari Selasa (13/2/2018) di Hotel Griptha.

Dari lima pasangan calon hanya Masan, Tamzil, dan Noor Hartoyo-Junaidi yang tampak hadir. Sedang lainnya, Akhwan, dan Sri Hartini berhalangan hadir dan diwakilkan oleh tim suksesnya.

Sementara, Khanafi mengatakan, pihaknya masih menunggu berkas pengunduran dari calon yang masih menyemat status anggota DPRD. Sedangkan diketahui terdapat calon yang masih menyandang sebagai anghota DPRD, di antaranya yakni Masan yang merupakan Ketua DPRD Kudus, dan Sri Hartini yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah. Sementara Setia Budi Wibowo yang berpasangan denga. Sri Hartini menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Kudus.

"Kami berpegang teguh pada aturan. Calon yang masih berstatus PNS atau anggota DPRD agar membuat surat pengunduran diri sejak ditetapkan," kata Khanafi.

Khanafi mengatakan, pihaknya memberi waktu perihal pengunduran diri dari statsu sebagai anggota DPRD selama lima hari sejak ditetapkan.

Menanggapi hal tersebut, Masan mengatakan, per hari ini dia telah mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua DPRD Kudus.

"Hari ini saya telah mengajukan surat pengunduran diri kepada gubernur. Karena yang mengangkat saya gubernur," katanya.

Sementara Azka Najib, tim sukses pasangan Sri Hartini-Setia Budi Wibowo mengatakan, pasangan dukungannya telah mengajukan pengunduran diri sebagai anggota dewan. Sementara untuk ke depannya pihaknya akan segera menjalankan strategi yang telah tersusun.

"Tinggal menjalankan strateginya saja. Sementara status baik Bu Hartini maupuan Pak Bowo sebagai anggota DPRD telah mengajukan pengunduran diri," katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help