Ternyata Segini Harga Busana Batik Lurik yang Dikenakan Siti Atikoh Ganjar Pranowo

Tidak sekadar gaya hidup dan pendidikan, bahkan brand-brand ternama yang melekatpun tidak luput dari pengamatan.

Ternyata Segini Harga Busana Batik Lurik yang Dikenakan Siti Atikoh Ganjar Pranowo
Siti Atikoh Supriyanti saat mengenakan kain dari Berbatiklurik Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kehidupan pejabat beserta keluarganya selalu menjadi sorotan khalayak.

Tidak sekadar gaya hidup dan pendidikan, bahkan brand-brand ternama yang melekatpun tidak luput dari pengamatan.

Namun tidak dengan Siti Atikoh Ganjar Pranowo.

Meski ia adalah istri dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ia tetap terkenal santun dalam berbusana, serta tetap sederhana.

Perempuan Jawa tersebut kerap terpergok tengah mengenakan busana batik dalam kesehariannya.

Salah satu yang ia kenakan adalah batik dari gerai Berbatiklurik.

Baca: Ganjar Pranowo Resmikan Go Green Campus IAIN Surakarta

Saat Tribunjateng.com mengkonfirmasi ke gerai Berbatiklurik di Jalan Pamularsih Raya Nomor 58, Bongsari, Semarang, Jawa Tengah, Marketing Berbatiklurik, Fibriani Nuralya atau yang akrab disapa Ayik membeberkan harga kain batik yang dikenakan istri Gubernur tersebut.

"Untuk rok span yang dikenakan Ibu Siti Atikoh adalah jenis batik Parang. Parang adalah sebutan untuk pereng yang artinya lereng atau jurang. Batik parang yang memiliki filosofi bekerja keras tersebut kami Banderol Rp 900.000," ungkap Ayik, Senin (12/2/2018).

Sedangkan kain batik lurik yang dilampirkan di bahu Siti Atikoh, dibanderol hanya Rp 110.000.

Dilihat dari harga kain yang dikenakan Siti Atikoh, hal tersebut mencerminkan bahwa perempuan jawa tersebut mencintai budayanya sendiri beserta nilai estetika di dalamnya, ketimbang harus membeli barang-barang branded yang harganya puluhan hingga ratusan juta.

Tidak sampai disitu, ternyata alasan Siti Atikoh mengenakan batik dari Berbatiklurik adalah untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah.

"Berbatiklurik sendiri adalah unit bisnin PT. Sarana Pembangunan Jawa Tengah yg merupakan BUMD Provinsi Jateng. Pembentukan unit bisnis ini bertujuan untuk membantu penjualan hasil kerajinan batik dan tenun UMKM jateng," ungkap Ayik.(*)

Penulis: Wilujeng Puspita Dewi
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help