Anggaran Pengelolaan BRT Meningkat Jadi Rp 110 Miliar, Bagaimana Layanan Saat Malam?

Anggaran Pengelolaan BRT Meningkat Jadi Rp 110 Miliar, Bagaimana Layanan Saat Malam?

Anggaran Pengelolaan BRT Meningkat Jadi Rp 110 Miliar, Bagaimana Layanan Saat Malam?
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA/dok
Sejumlah BRT Trans Semarang sedang menaikkan dan menurunkan penumpang di selter Jalan Pemuda Kota Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mengatakan, pada 2018 ini pengelolaan BRT digelontor anggaran APBD Kota Semarang Rp 110 miliar. Maka dari itu, ia meminta BRT harus bekerja profesional dan pelayanan harus semakin baik.

"Jumlah anggaran yang terus meningkat dari tahun ke tahun tentu dituntut harus ada peningkatan pelayanan lebih baik. Pengelola BRT harus berupaya merespon cepat atas masukan yang diberikan masyarakat," katanya, Selasa (13/2/2018).

Beberapa hal mengenai transportasi yang perlu ditingkatkan di antaranya terkait jam operasional yang perlu ditambah, hingga pukul 21.00 atau 22.00.

Sebab, kondisi saat ini, di Kota Semarang tidak banyak dijumpai transportasi setelah pukul 19.00.

Selanjutnya, yaitu menambah angkutan feeder atau angkutan pengumpan untuk wilayah-wilayah pinggiran, seperti wilayah perumahan. Karena sejauh ini, BRT belum masuk hingga wilayah pinggiran.

"Kami berharap, pengelolaan BRT Trans Semarang segera dikelola BUMD agar lebih profesional. Dishub adalah regulatornya,” harapnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help