Asosiasi Driver Online Minta Kedua Terdakwa Pembunuhan Sopir Gocar Dihukum Berat

"Kami juga beri suport dukungan moral kepada istri korban yang diminta jadi saksi," kata Agus

Asosiasi Driver Online Minta Kedua Terdakwa Pembunuhan Sopir Gocar Dihukum Berat
TRIBUNJATENG/RIVAL ALMANAF
DUA REMAJA - Pelimpahan tersangka dan barang bukti pembunuh sopir taksi online, Selasa (6/2/2018). Dua pelajar SMK itu sudah 15 hari ditahan dan kini dilimpahkan ke Kejari Kota Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sidang kasus pembunuhan driver taksi online di Sambiroto, Tembalang, kembali di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (13/2/2018).

Sehari sebelumnya, kedua terdakwa menjalani sidang perdana. Agenda sidang kali ini yakni pemeriksaan saksi saksi.

Sidang yang menghadirkan istri korban sebagai saksi ini berlangsung tertutup. Di luar sidang, hadir puluhan driver taksi online.

Kehadiran puluhan driver dari Asosiasi Driver Online (ADO) Jateng dan Kota Semarang itu untuk mengikuti jalannya sidang dan memberikan support moral kepada keluarga korban.

Lantaran sidang tertutup untuk umum, para driver online ini tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruang sidang.

Ketua ADO Jateng, Agus Setiawan, mengatakan, kedatangannya bersama rekan untuk mengawal jalannya sidang.

"Kami juga beri suport dukungan moral kepada istri korban yang diminta jadi saksi," kata Agus.

Agus menuturkan, pihaknya meminta majelis hakim yang memimpin jalannya sidang bersikap adil dan memberikan hukuman seberat beratnya kepada kedua pelaku.

"Memang pelaku masih anak anak, tapi perbuatannya sangat sadis dan tidak manusiawi. Kami berharap hakim fokus pada perbuatan keji yang mereka lakukan," katanya.

Halaman
12
Penulis: muh radlis
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help