Tahun Baru Imlek

Jose Kenalkan Sosok Dewi Kwan Im Lewat Wayang

Wayang biasanya menjadi seni pertunjukan yang bertutur Ramayana dan Mahabharata.

Jose Kenalkan Sosok Dewi Kwan Im Lewat Wayang
TRIBUN JATENG/DWI LAYLATUR ROSYIDAH
Jose bersama Hendrar Prihadi, wali kota Semarang saat pembukaan Pasar Imlek Semawis. 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wayang biasanya menjadi seni pertunjukan yang bertutur Ramayana dan Mahabharata.

Namun Foe Jose Amadeus Krisna, mahasiswa semester lima agribisnis Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga kenalkan sosok Dewi Kwan IM dalam rupa wayang.

Dalam acara pembukaan Pasar Imlek Semawis yang dihadiri oleh Hendrar Prihadi, wali kota Semarang beserta jajaran Forkopinda, dirinya pun menjelaskan karyanya tersebut.

"Berawal dari perayaan Imlek tahun 2017, saya terpikir untuk melakukan suatu terobosan. Namun masih baru dalam ranah berpikir saja."

"Lantas saya terus berpikir dan tercetuslah ide untuk melakukan terobosan wayang Jawa yang memakai cerita Tiong Hoa," jelasnya.

Berbeda dengan wayang lainnya, wayang Dewi Kwan Im nampak begitu mewah dengan ukuran yang lebar melingkar.

Bentuknya dan ornamen pun tak nampak seperti wayang Jawa, karena terdapat sentuhan Chinanya.

Kemewahannya semakin lengkap karena kaya akan detail perpaduan warna lembut.

Dalam wayang kronik tersebut, Jose memakai detail ornamen khas dari Dewi Kwan Im tanpa berani menghilangkannya.

Karenanya, Jose pun membuat desain sendiri, meski dalam pembuatannya dari daerah Wonogiri.

Wayang ini juga disebutnya sebagai wayang multikultural dan pluralisme.

Hal tersebut lantaran wayang Dewi Kwan Im mengandung budaya Jawa dan Tiong Hoa.

Wayang khas tersebut baru saja selesai dikerjakan pada tanggal 11 Februari 2018, sehingga belum pernah ia gunakan tampil.

Jose, yang juga dalang tersebut menambahkan bahwa jika dimainkan durasi waktu cerita pertunjukan wayang Dewi Kwan Im sekitar tiga jam lamanya.(*)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help