Jual Obat Penggugur Kandungan ke PK Bandungan Rp 700 Ribu, Kodok Untung Rp 200 Ribu

Eko Arief Mafusin Alias Kodok bermodalkan Rp 500.000 memperjualbelikan satu strip Cytotec

Jual Obat Penggugur Kandungan ke PK Bandungan Rp 700 Ribu, Kodok Untung Rp 200 Ribu
ISTIMEWA
Cytotec

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN -Eko Arief Mafusin Alias Kodok bermodalkan Rp 500.000 memperjualbelikan satu strip Cytotec, jenis obat keras yang dapat menggugurkan kandungan.

Kodok biasa memasarkan satu strip obat seharga Rp 700.000 pada para pamandu karaoke di wilayah Bandungan.

Sayangnya, sepak terjang Kodok harus berakhir pada Senin, 5 Februari 2018 pukul 11.40 ketika petugas Polres Semarang menangkap dan menggeledahnya di Dusun Manggung RT 01 RW 05 Kelurahan Jimbaran Kecamaran Bandungan Kabupaten Semarang.

Dari penangkapan Kodok, Polres Semarang mengembangkan kasus. Kodok diminta menghubungi Erwin Maulana Muslim sebagai penyuplai Cytotec untuknya. Kodok memesan pada Erwin disepakati waktu dan tempat yang sama.

Tak lama kemudian Erwin tiba di lokasi perjanjian mengendarai Honda Vario H 5320 NH. Erwin ditangkap dan digeledah.

Dari dalam tas Erwin ditemukan dua strip Cytotec masing-masing berisi sepuluh butir, delapan butir pil Tuntas, lima belas butir pil Gastrul, sebuah ponsel jenama Alcatel biru tua, dan uang tunai hasil penjualan Cytotec sebesar Rp 1.600.000.

Menurut penuturan Erwin, ia memperoleh obat tersebut dari hasil pencarian di mesin pencari dalam jaringan. Ia membayar sebesar Rp 300.000 untuk satu strip Cytotec.

"Saya dapat (penjual obat) dari Google," ujar Erwin di Mapolres Semarang pada Selasa (13/2/2018) siang.

Ia telah memperjualbelikan Cytotec sejak November 2017. Erwin menambahkan, ia memperjualbelikan obat tersebut karena memiliki kerabat yang berprofesi sebagai sales obat dan mengatakan manfaat dari Cytotec.

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved