TribunJateng/

Hari Valentine

Peluang Bisnis Jelang Hari Valentin, Gadis Ini Bikin Cokelat Berkarakter

Peluang Bisnis Jelang Valentine Day, Gadis Ini Bikin Cokelat Berkarakter di Jalan Sunan Mantingan Nomor 57 Jepara.

Peluang Bisnis Jelang Hari Valentin, Gadis Ini Bikin Cokelat Berkarakter
tribunjateng/Rifqi Gozali
COKELAT - Noviyanti bikin aneka bentuk cokelat di gerai Rumah Cokelat Jalan Sunan Mantingan Nomor 57 Desa Tegalsambi, Tahuna, Jepara. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Valentine merupakan momen spesial bagi sebagian kaum muda. Terutama mereka yang sudah memiliki pujaan hati. Tidak heran ketika momen tanggal 14 Februari dijadikan sebagai ajang take and give cokelat kepada sang pujaan hati.

Rupanya peluang ini dimanfaatkan oleh Wiwik Haryati. Memanfaatkan momen valentine, perempuan berusia 30 tahun membuat kreasi cokelat berbagai bentuk. Mulai dari cokelat lengkap dengan huruf yang terangkai hingga terbaca sebagai ucapan valentine, juga terdapat cokelat berbentuk amplop surat, atau bahkan sepatu. Dia menamainya cokelat karakter. Memang cokelat tersebut yang saat ini banyak diminati oleh anak muda.

Keseharian, dia dibantu oleh tiga pekerjanya membuat berbagai bentuk olahan cokelat di gerainya di Jalan Sunan Mantingan Nomor 57 Desa Tegalsambi, Tahunan, Jepara.

Sesuai dengan apa yang diproduksi, anak kedua dari empat bersaudara ini menamai gerainya Rumah Cokelat.

Keunikan ini rupanya menjadi daya tarik tersendiri bagi anak muda. Misalnya Noviyanti, perempuan asal Lebuawu, Kecamatan Pecangaan Jepara ini lebih memilih cokelat karakter. Alasan yang mendasarinya memilih cokelat karakter tersebut lantaran berbentuk unik. Tidak di sembarang tempat bisa ditemui.

"Karena bentuknya unik dan tidak banyak bisa ditemui di toko-toko," kata Noviyanti, Selasa (13/2/2018).

Untuk mendapatkan cokelat sesuai dengan bentuk yang diinginkan, terlebih dahulu harus memesan. Namun jika datang langsung ke gerai bisa dijumpai berbagai bentuk olahan cokelat yang terpajang rapi di etalase. Barangkali tertarik.

Sebelum memulai usaha membuat olahan cokelat, Wiwik sudah memiliki keahlian membuat beraneka macam kue kering. Lantas lima tahun terakhir dia memulainya bermodalkan keahlian otodidak yang dia pelajari sendiri dari kakaknya.

"Karena memang coklat karakter masih belum banyak. Maka saya coba dan akhirnya berhasil. Sebelumnya saya membuat kue kering, hanya produksinya musiman pada saat natal maupun lebaran banyak sekali pesanan tapi itu sudah banyak saingan," kata Wiwik.

Saat valentine seperti kali ini, perhari cokelat yang terjuak bisa mencapai 60 batang. Berbeda saat hari biasa, cokelat yang terjual hanya berkisar 20 batang.

"Ya itu, yang paling digandrungi cokelat karakter berbagai bentuk unik," tandasnya.

Dia mematok harga sesuai dengan tingkat kesulitan pembuatan. Mulai dari Rp 2 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Untuk pemasaran kini sudah merambah ke berbagai kota di Indonesia. Jejaring media sosial menjadi sangat jitu dalam pemasaran. Bagi pemesan yang ada di Jepara dia juga menawarkan jasa pesan antar. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help