Pilgub Jateng

Sudah Dua Orang Saksi Diperiksa Polisi Terkait Video yang Mendiskreditkan PDIP

Ditreskrimsus Polda Jateng bantu Polres Banjarnegara untuk mengungkap pembuat video yang diduga pojokkan PDIP

Sudah Dua Orang Saksi Diperiksa Polisi Terkait Video yang Mendiskreditkan PDIP
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Foto headshoot Kombes Pol Lukas Akbar Abriari 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ditreskrimsus Polda Jateng akan membantu Polres Banjarnegara untuk mengungkap pembuat video tersebut diduga beredar di salah satu grup Whatsapp di Banjarnegara.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombes Pol Lukas Akbar Abriari menjelaskan pihaknya memang ikut membantu pengungkapan pembuat video dengan cover bertulis 'PDIP dan PKI Siap Membantai Umat Islam' tersebut.

"Yang dirugikan jelas PDIP itu kronologisnya video beredar di beberapa grup Whatsapp warga di Banjarnegara isi videonya tentang kegiatan partai Politik dimana di dalam video terdapat lambang organisasi yang terlarang," jelas Lukas, Selasa (13/2/2018).

Ia memaparkan pengunggah video sudah dimintai keterangan bersama beberapa orang yang penghuni grup Whatsapp tersebut. Statusnya masih sebagai saksi.

"Yang dilaporkan ini perorangan, pengunggahnya jadi bukan partai lain yang dilaporkan. Perorangan itu juga sepertinya dia warga biasa tidak berafiliasi dengan partai tertentu, kalau pembuat videonya masih kami selidiki," imbuh Lukas.

Ia menegaskan saat ini kasusu tersebut masih masuk dalam kategori pencemaran nama baik. Tidak termasuk black campaign maupun negatif campaign.

"Kalau negatif campaign dalam hal tertentu bisa dibenarkan kalau itu fakta dan dilengkap dengan data-data yang akurasinya bisa dibuktikan. Meski demikian bisa juga melanggar jika fakta itu menyinggung secara personal," pungkasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help