Wali Kota Hendi Yakin Keberagaman Etnis di Kota Semarang Menjadi Sebuah Kekuatan Persatuan

Satu di antara etnis tersebut adalah Tionghoa yang akan merayakan Tahun Baru Imlek 2018 pada 16 Februari.

Wali Kota Hendi Yakin Keberagaman Etnis di Kota Semarang Menjadi Sebuah Kekuatan Persatuan
ISTIMEWA
Pasar imlek Semawis resmi dibuka dengan pembunyian kencreng dan penabuhan tambur oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) bersama para tokoh, Senin (12/2/2018) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kota Semarang memiliki masyarakat dengan etnis yang cukup beragam.

Satu di antara etnis tersebut adalah Tionghoa yang akan merayakan Tahun Baru Imlek 2018 pada 16 Februari.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mengaku sangat yakin dengan keberagaman etnis ini akan membuat masyarakat di Kota Semarang semakin guyub atau rukun.

Hal ini dikatakannya saat membuka acara Pasar Imlek Semawis 2018 Cia Gwee 2569, Senin (12/2/2018) malam.

“Anda jangan khawatir, mungkin di daerah-daerah lain ada gangguan-gangguan sentimen yang terkait dengan perbedaan-perbedaan, tapi justru di Kota Semarang, saya meyakini sekali bahwa keberanekaragaman adalah sebuah kekuatan kita,” ujar Hendi.

Kata-kata Hendi pun disambut tepuk tangan pengunjung Pasar Imlek Semawis.

Sementara itu, Ketua Kopi Semawis (Komunitas Pecinan Semarang Untuk Wisata), Harjanto Halim juga menerangkan terkait keberagaman di Kota Semarang ini.

“Keberagaman adalah rahmat, bukan sekadar slogan. Pecinan ini adalah laboratorium mini di Semarang. Kerja bersama dalam keberagaman,'' tutur Harjanto.

Kemudian Ketua Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (Porinti) Semarang Setiawan Santoso juga ikut membahas budaya Tionghoa.

Halaman
12
Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help