TribunJateng/

BREAKING NEWS, Polsek Pedurungan Amankan Warga Diduga Ajarkan Aliran Sesat di Palebon

BREAKING NEWS, Polsek Pedurungan Amankan Warga Diduga Ajarkan Aliran Sesat di Palebon, Rabu 14 Februari

BREAKING NEWS, Polsek Pedurungan Amankan Warga Diduga Ajarkan Aliran Sesat di Palebon
tribunjateng/reza gustav
Kompol Mulyadi saat memberikan keterangannya setelah mengamankan warga yang diduga memiliki kegiatan penyimpangan kepercayaan mengajarkan aliran sesat di Palebon Semarang, Rabu malam (14/2/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polsek Pedurungan Polrestabes Semarang mengamankan sejumlah orang yang diduga melakukan kegiatan penyimpangan kepercayaan, Rabu (14/2/2018) malam.

Lokasi atau rumah yang menjadi tempat kegiatan tersebut yaitu rumah no 7 di RT 1 RW 11 Palebon, Pedurungan Kota Semarang.

Ratusan warga menyaksikan kegiatan Polsek Pedurungan tersebut.

Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi mengatakan bahwa ada salah satu anggota Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) yang diduga terlibat dalam kegiatan ini.

Maka Pomal membawa salah satu anggotanya tersebut.

Sebelumnya, beredar info terdapat kegiatan aliran diduga sesat di tempat itu. Warga lapor polisi bahwa ada orang di tetangganya mengajarkan aliran sesat. Warga setempat resah adanya kegiatan tersebut. Namun tidak dijelaskan bagaimana kegiatan aliran sesat yang dimaksud.

Banyak laporan warga yang mencurigai bahwa rumah tersebut menjadi tempat penyimpangan kepercayaan.

Polsek Pedurungan juga mengamankan pemilik rumah yang diduga menjadi tempat kegiatan tersebut.

Sejumlah warga saksikan Polisi gerebek rumah di Palebon yang diduga digunakan untuk ajarkan aliran sesat, Rabu malam 14 Februari 2018
Sejumlah warga saksikan Polisi gerebek rumah di Palebon yang diduga digunakan untuk ajarkan aliran sesat, Rabu malam 14 Februari 2018 (tribunjateng/reza gustav)

Pemilik rumah itu dibawa ke Mapolsek Pedurungan untuk menjalani pemeriksaan, terkait kegiatan yang dicurigai warga dan apa tujuannya.

Banyak warga yang berkerumun menyaksikan pengamanan yang dilakukan polisi.

Namun saat dimintai keterangan, warga enggan berkomentar karena informasi yang simpang siur.

Kegiatan penyimpangan kepercayaan ini pertama kali didapatkan dari laporan masyarakat. (*)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help