Kesulitan Gelar Pleno, Panwas Banyumas Harap PAW Segera Ditetapkan

Panwaslu Kabupaten Banyumas masih menunggu proses Penggantian Antarwaktu (PAW) oleh Bawaslu

Kesulitan Gelar Pleno, Panwas Banyumas Harap PAW Segera Ditetapkan
tribunjateng.com/fajar eko nugroho
Panwaslu Banyumas rapat koordinasi pemutakhiran data DPS Pilpres 2014, Sabtu 31 Mei. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM - Panwaslu Kabupaten Banyumas masih menunggu proses Penggantian Antarwaktu (PAW) oleh Bawaslu untuk mengisi kekosongan jabatan salah satu komisioner.

Panwaslu Banyumas kini mengalami kekurangan komisioner sejak Ketua Panwas Banyumas Muh Tohir Asyidiqi meninggal, (6/2) lalu.

Semenjak kepergian Muh Tohir, kerja pengawasan di Panwas Banyumas kini menjadi tanggung jawab dua komisioner lain, yakni Yon Daryono di bidang Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga dan Miftakhudin di Bidang Hukum dan Penindakan Pelanggaran.

Yon Daryono mengatakan, pihaknya berharap proses PAW bisa dipercepat sehingga kerja pengawasan di Panwas Banyumas dapat berjalan optimal.

Terlebih, tahapan Pemilukada saat ini akan memasuki masa kampanye yang berpotensi kerawanan meningkat. Panwaslu tentu akan lebih sibuk melakukan pengawasan hingga menggelar rapat pleno.

"Harapannya segera mungkin bisa terisi sehingga anggota kembali lengkap,"katanya, Rabu (14/2).

Secara umum, kata Yon, dua komisioner memang mampu memegang kerja pengawasan dan memastikan roda organisasi berjalan normal.

Namun Yon tidak memungkiri, kekurangan personil di tubuh Panwas bisa mempengaruhi kerja pengawasan. Pihaknya akan kesulitan menggelar rapat pleno karena rapat itu harus dihadiri tiga komisioner atau lengkap sehingga keputusan bisa diambil.

Bawaslu memang telah memberikan solusi terhadap masalah kekosongan komisioner ini. Panwas Banyumas tetap bisa menggelar rapat pleno meski komposisi anggota tidak lengkap. Dengan catatan, pleno itu harus dihadiri anggota Bawaslu Jateng sebagai syarat pengambilan keputusan pleno.

Namun menurut Yon, solusi terbaik untuk masalah ini adalah dengan mempercepat proses PAW. Dengan komisioner yang lengkap, anggota Bawaslu Jateng tidak perlu kerepotan mendatangi setiap rapat pleno yang diadakan Panwas Banyumas.

"Apalagi Bawaslu Jateng juga pasti sudah mulai sibuk melakukan kerja pengawasan di tingkatnya,"katanya

Informasi yang diterima Yon, Bawaslu sudah mulai memproses PAW untuk mengisi kekosongan jabatan komisioner di Panwas Banyumas. Namun ia tidak mengetahui sudah sampai mana proses itu dilakukan.

Proses penggantian PAW dimulai dari pemanggilan 3 calon anggota Panwaslu Banyumas sesuai nomor urut peringkat dalam seleksi calon anggota Panwaslu Banyumas sebelumnya.

Calon akan menjalani feet and proper test lalu Bawaslu menentukan siapa yang layak menggantikan posisi komisioner yang kosong. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help