PT Semen Indonesia Bangun Fasilitas Sarana Air untuk Tiga Desa di Rembang

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, membangun fasilitas sarana air bersih untuk masyarakat sekitar pabrik di Rembang.

PT Semen Indonesia Bangun Fasilitas Sarana Air untuk Tiga Desa di Rembang
Dok. Humas PT Semen Indonesia
Bupati Rembang, Abdul Hafidz, ikut melakukan peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur air bersih dari PT Semen Gresik, di Dukuh Jatimalang, Desa Kajar, Kecamatan Gunem, Rembang.(Dok.Humas PT Semen Indonesia) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, melalui anak usahanya PT Semen Gresik, membangun fasilitas sarana air bersih untuk masyarakat yang ada di tiga desa, sekitar pabrik Rembang. Yakni Desa Kajar, Timbrangan dan Ngampel.

Pembangunan infrastruktur air bersih itu, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Direktur Utama (Dirut) PT Semen Gresik, Mukhamad Saifudin dan Bupati Rembang, Abdul Hafidz di Dukuh Jatimalang, Desa Kajar, Kecamatan Gunem, Rembang.

Dirut PT Semen Gresik, Mukhamad Saifudin, mengatakan bahwa, bantuan fasilitas sarana air bersih kepada 3 desa tersebut, berupa fasilias pompa, pipanisasi, dan tandon air.

Sementara untuk biaya yang digunakan untuk membangun, mencapai sebesar Rp 600 juta.

Lebih lanjut, Mukhamad Saifudin mengatakan, pembangunan sarana air bersih di 3 desa itu akan dipergunakan oleh penduduk sejumlah 600 KK atau 1800 jiwa di daerah itu.

Dikerjakan mulai Rabu (14/2/2018), proyek tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari ke depan. Air berasal dari sumber air yang sudah ada di desa Kajar dan Ngembel. Sedangkan untuk Desa Timbrangan berasal dari sumur bor warga.

"Melalui bantuan infrastruktur sarana air bersih ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat utamanya untuk penyediaan pelayanan dasar masyarakat tentang air bersih, peningkatan kualitas kesehatan, meningkatkan budaya bersih di masyarakat, mengembangkan sanitasi lingkungan," katanya melalui siaran pers yang diterima Tribun Jateng, Rabu (14/2/2018).

Untuk mewujudkan sarana air bersih dan sanitasi yang berkesinambungan, lanjutnya, dibutuhkan pengelola sarana yang mampu mengelola, juga dengan mengoperasikan dan memelihara sarana tersebut dengan baik.

"Maka nantinya pengelola tersebut kami serahkan kepada masyarakat melalui BUMDES yang sudah terbentuk untuk pemerataan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz, mengatakan Pemerintah Kabupaten Rembang sangat mengapresiasi atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini membuktikan komitmen Semen Indonesia untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Pemkab Rembang menyadari bahwa angka kemiskinan cukup tinggi. Adanya perusahaan diharapkan dapat menggerakkan potensi ekonomi dan mengurangi kemiskinan. Saya berharap masyarakat juga dapat mendukung segala pembangunan di Rembang ini," katanya.(*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: m nur huda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help