TERUNGKAP! Inilah Sosok Orangtua Murid Aniaya Kepala Sekolah, Pelaku Residivis Kasus Pembunuhan

Kepsek yang menjadi korban penganiayaan wali murid itu bernama Astri Tampi berusia 57 tahun.

TERUNGKAP! Inilah Sosok Orangtua Murid Aniaya Kepala Sekolah, Pelaku Residivis Kasus Pembunuhan
FACEBOOK/ALFRED BUSTIAN KAEMBA
Penganiayaan Kepala Sekolah 

TRIBUNJATENG.COM - Penganiayaan terhadap guru kembali terjadi.

Kali ini menimpa Kepala Sekolah (Kepsek) Menengah Pertama Negeri 4 di Labuan Uki Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara.

Kepsek yang menjadi korban penganiayaan wali murid itu bernama Astri Tampi berusia 57 tahun.

Ia mengalami luka di tangan, hidung patah, lebam di kepala terkena kaca, sakit di punggung, dan darahnya membasahi bagian depan seragam dinasnya.

Penganiayaan itu berawal dari isu alat tes kehamilan yang beredar di kalangan siswa.

Astri coba menelusuri isu tersebut.

Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Lolak, Astri Tampi (duduk di kursi roda) korban penganiayaan wali murid
Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Lolak, Astri Tampi (duduk di kursi roda) korban penganiayaan wali murid (TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS)

Selasa (13/2/2018), sejumlah siswa pun dipanggil, termasuk Putri, anak dari pelaku yang menganiaya Astri, berinisial DP (41) alias Meidy.

"Saya cari tahu siapa yang menyebarkan isu alat tes kehamilan beredar di sekolah. Semua datang kecuali Putri, kemudian dia saya tanyakan kenapa tidak datang, ia katakan sudah lapor ayahnya, saya lantas panggil ayahnya untuk cek kebenarannya," kata Kepsek Astri Tampi kepada Tribun Manado saat ditemui di RSUP Prof Dr RD Kandou, Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (14/2/2018).

Kepsek SMP Negeri 4 Lolak, Astri Tampi, korban penganiayaan wali murid (TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS)
Meidy pun memenuhi panggilan kepsek.

Ramah Lalu Jadi 'Buas'

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help