TribunJateng/

Relawan Ganjar Laporkan Akun Palsu @ganjar2periode, Penyebar Kampanye Hitam

Tim Relawan Media Sosial Ganjar Pranowo melaporkan sebuah akun di twitter ke Polda Jateng.

Relawan Ganjar Laporkan Akun Palsu @ganjar2periode, Penyebar Kampanye Hitam
ISTIMEWA
Akun Palsu Penyebar Kampanye Hitam 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Relawan Media Sosial Ganjar Pranowo melaporkan sebuah akun di twitter ke Polda Jateng.

Akun tersebut menggunakan nama @ganjar2periode dan mengunggah gambar yang terindikasi kampanye hitam.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Satgas Cyber Polda Jateng melaporkan adanya akun palsu ini," ujar Juru Bicara Relawan Ganjar Pranowo, Priyanto.

Akun palsu dan postingannya tersebut merugikan pihaknya, ia berharap pemilik akun itu segera ditindak dan ditemukan pemiliknya.

Akun @ganjar2periode tersebut memposting sebuah foto bertuliskan ”Jangan pilih Sudirman Said. Dia ternyata merupakan keturunan kristen yang berkedok islam!".

Akun Palsu Penyebar Kampanye Hitam
Akun Palsu Penyebar Kampanye Hitam (ISTIMEWA)

Kicauan itu disertai dua foto Sudirman Said. Salah satunya, foto wajah Sudirman dengan latar belakang bendera Israel.

Kicauan itu pun 39 kali dibagikan dengan 112 komentar dan 40 'like'. Rupanya foto screenshoot postingan tersebut disebarkan juga lewat sejumlah grup Whatsapp (WA).

Ganjar Pranowo sendiri sudah mengomentari akun palsu tersebut pada twitnya di akun @ganjarpranowo pada Rabu (14/2/2018) pukul 17.54.

Ia menyayangkan penggunaan namanya sebgai akun pemfitnah lawan politik. “Kenapa kalian tega menggunakan nama saya untuk memfitnah orang?” tulis Ganjar.

Kicauan ganjar terkait akun hoax
Kicauan ganjar terkait akun hoax (ISTIMEWA)

Menurut Priyanto, pihaknya melapor karena postingan tersebut seolah-olah menyudutkan Sudirman Said. Namun efek yang ditimbulkan justeru merugikan Ganjar Pranowo.

Sebab postingan tersebut mengumbar kampanye hitam yang justru akan menuai reaksi negatif dari netizen untuk si pengunggah.

“Dengan unggahan tersebut, seolah-olah kami relawan Ganjar menjadi penyebar kampanye hitam. Padahal itu bukan akun kami dan kami menolak kampanye hitam. Maka jelas, kami yang dirugikan, pak Ganjar yang lebih dirugikan, bukan pihak lawan,” katanya

Lebih lanjut, Priyanto menjelaskan, Ganjar sudah menggariskan bahwa tim socmed tidak boleh menyebarkan kampanye hitam. Justru masyarakat harus diedukasi dengan program dan pencapaian petahana.

“Petunjuk Bapak Ganjar sudah jelas, kita tidak boleh mengumbar kampanye hitam. Seluruh tim satu komando melaksanakan,” tegasnya.(*)

Penulis: Yasmine Aulia
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help