Home »

Bisnis

» Mikro

SUKA DUKA Faisal Bikin Sandal Jepit Ukir Kudus, Kini Punya Lima Reseller

SUKA DUKA Faisal Bikin Sandal Jepit Ukir Kudus, Kini Punya Lima Reseller. Kini dikenal sebagai Sanjuku

SUKA DUKA Faisal Bikin Sandal Jepit Ukir Kudus, Kini Punya Lima Reseller
tribunjateng/mahasiswa Unnes magang
SUKA DUKA Faisal Bikin Sandal Jepit Ukir Kudus, Kini Punya Lima Reseller. Kini dikenal sebagai Sanjuku. Lokasi pembuatan di Jl. Pasar Pon, Dukuh Karang Rejo Sari RT 04 RW 02 Desa Jurang, Kecamatan Gebog. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sanjuku merupakan satu UMKM dari Kudus yang terkenal dengan kerajinan sandal ukirnya. Sanjuku merupakan singkatan dari sandal jepit ukir Kudus. Ya, sesuai namanya sandal jepit tersebut benar-benar diukir.

Dengan bahan dasar sandal jepit biasa, Faisal dapat membuatnya terlihat indah dengan memberi sedikit polesan ukir diatasnya. Faisal adalah pengrajin sandal jepit ukir yang telah menekuni usaha ini sejak 2013.

"Karena gampang, simple dan murah," kata Faisal ketika ditanya kenapa memilih usaha ini.

SUKA DUKA Faisal Bikin Sandal Jepit Ukir Kudus, Kini Punya Lima Reseller. Kini dikenal sebagai Sanjuku. Lokasi pembuatan di Jl. Pasar Pon, Dukuh Karang Rejo Sari RT 04 RW 02 Desa Jurang, Kecamatan Dawe.
SUKA DUKA Faisal Bikin Sandal Jepit Ukir Kudus, Kini Punya Lima Reseller. Kini dikenal sebagai Sanjuku. Lokasi pembuatan di Jl. Pasar Pon, Dukuh Karang Rejo Sari RT 04 RW 02 Desa Jurang, Kecamatan Gebog. (tribunjateng/mahasiswa Unnes magang)

"Alasan lain adalah ketika salat Jumat berlangsung banyak sandal jepit yang hampir sama kemudian para jamaah tersebut memberi sedikit polesan pada sandalnya untuk menandai bahwa itu sandal miliknya, daripada hanya dipoles sedikit lebih baik diukir sekalian biar kelihatan lebih bagus lagi," ungkapnya.

Awal mulanya Faisal bekerja dengan temannya memproduksi sandal jepit ukir ini. Namun, karena perbedaan pemikiran antara Faisal dan temannya, mereka memutuskan untuk tidak bersama lagi dalam usaha sandal jepit ukir ini.

Dengan bermodal nekat, Faisal mencoba menjual sandal jepit ini di Dhandangan (sejenis pasar malam yang diadakan sebelum bulan Ramadhan tiba). Respon awal masyarakat terhadap karyanya juga tidak begitu baik. Namun, Faisal tetap berusaha dan meningkatkan kreativitas gambarnya. Dari kegigihannya tersebut sekarang Faisal mempunyai lima reseller.

Harga yang ditawarkan untuk dapat memiliki sandal jepit ukir ini juga beragam. Harga terendah untuk sepasang sandal jepit ukir ini adalah Rp 25 ribu. Sedangkan, harga tertinggi bisa mencapai Rp 300 ribu.

Harga yang ditawarkan berbeda-beda bergantung tingkat kesulitan dari gambar yang diinginkan oleh si pemesan. Semakin sulit gambar yang diminta, maka semakin mahal pula harga yang harus dibayarkan.

SUKA DUKA Faisal Bikin Sandal Jepit Ukir Kudus, Kini Punya Lima Reseller. Kini dikenal sebagai Sanjuku. Lokasi pembuatan di Jl. Pasar Pon, Dukuh Karang Rejo Sari RT 04 RW 02 Desa Jurang, Kecamatan Dawe.
SUKA DUKA Faisal Bikin Sandal Jepit Ukir Kudus, Kini Punya Lima Reseller. Kini dikenal sebagai Sanjuku. Lokasi pembuatan di Jl. Pasar Pon, Dukuh Karang Rejo Sari RT 04 RW 02 Desa Jurang, Kecamatan Gebog. (tribunjateng/mahasiswa Unnes magang)

Faisal dapat memproduksi sandal jepit ukir ini sehari bisa lima pasang itu bergantung dengan tingkat kesulitan gambar yang dipesan.

Faisal pernah mendapatkan pesanan untuk membuat sandal jepit dengan motif batik dan ia bisa menyelesaikan pesanan tersebut hingga dua hari. Faisal juga pernah mendapatkan 50 pasang sandal sekaligus.

Halaman
12
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help