Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ngopi Pagi

FOKUS: (Shio) Anjing Pun Waspada

Anjing adalah shio yang paling supel dan disenangi shio lain. Ibaratnya, Anjing adalah shio yang selalu cocok dengan shio lain

Penulis: arief novianto | Editor: Catur waskito Edy
CANSTOCK
Tahun Anjing Tanah 

Oleh: Arief Novianto

Wartawan Tribun Jateng

TRIBUNJATENG.COM - Sesuai dengan kalender lunar China, Tahun Baru Imlek diperingati warga keturunan Tionghoa pada hari ini, Jumat (16/1), sekaligus perubahan shio, dari Ayam Api menjadi Anjing Tanah.

Dikutip dari Indofengshui, Anjing adalah shio yang paling supel dan disenangi shio lain. Ibaratnya, Anjing adalah shio yang selalu cocok dengan shio lain. Kalau ada yang tidak cocok, itu karena shio lain berusaha memaksakan kehendaknya.

Sementara unsur tanah menjadikan Anjing adalah sebagai shio yang kerap memberi nasihat dan berkeadilan. Tanah juga memberinya kekuatan sebagai pemikir yang luhur dan patuh dengan aturan-aturan mayoritas, dan tidak pernah berkhianat pada aturan itu.

Walau unsur tanah memberinya energi kebaikan, shio Anjing penuh rahasia, dan itu tidak pernah pudar sebagai suatu pandangan hidup.

Tahun ini diprediksi adalah tahun kesempurnaan, di mana untuk mencapai kesempurnaan adalah penting memahami nilai keadilan dan kesetaraan. Tahun 2018 akan membawa kesuksesan bagi mereka yang memiliki kerendahan hati dan integritas tinggi.

Tahun ini juga adalah tahun yang tepat untuk merubah gaya hidup, merubah tempat tinggal/renovasi, pindah ke rumah yang lebih beruntung, hingga membangkitkan kembali usaha yang terpuruk.

Jangan pernah meremehkan kekuatan shio Anjing. Ia mungkin terlihat seperti tertidur, tetapi ia sebenarnya selalu waspada terhadap segala hal. Seperti pepatah, tidurlah seperti Anjing yang artinya selalu awas akan sekitar.

Yah, mungkin ada benarnya bagi masyarakat untuk selalu waspada di tahun politik ini. Bagaimana tidak, dalam beberapa hari terakhir tercatat sejumlah kejadian kriminal yang potensial mengancam keberagaman.

Kejadian itu berupa teror dan terjadi pada simbol-simbol agama, seperti penyerangan Gereja Santa Ledwina di Sleman, DIY; dan kekerasan terhadap KH Umar Basri pimpinan Ponpes Al Hidayah Bandung, Jabar.

Tentu kita masih ingat betul betapa Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu cukup menguras keprihatinan. Saat itu, hinaan, hujatan, cacian, ujaran kebencian, hingga pelecehan lewat gambar/tulisan sangat mudah dijumpai di medsos.

Nah, Indonesia tahun ini bakal menggelar 171 pilkada serentak di berbagai daerah, sementara di Jateng tahun ini bakal digelar delapan pilkada, meliputi Kabupaten Banyumas, Temanggung, Kudus, Karanganyar, Tegal, Magelang, Kota Tegal, dan Pilgub Jateng.

Meski kampanye 'pilkada damai' terus digaungkan, siapa yang bisa memberikan jaminan 'geger' pilkada DKI Jakarta tak terulang, terutama di Jateng?

Provinsi ini memang terkenal sangat kondusif. Banyak pihak meyakini pilkada di Jateng tak akan seperti DKI Jakarta. Seperti dijabarkan Indofengshui terkait dengan shio Anjing, marilah kita bersama-sama menjaga dan mewujudkan pilkada damai, untuk Jateng yang kondusif. Gong xi fa cai. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved