Operasi Tangkap Tangan

Mulai Hari Ini Yahya Fuad Bupati Kebumen Ditahan KPK

Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad ditahan KPK, seusai menjalani pemeriksaan, Senin (19/2).

Mulai Hari Ini Yahya Fuad Bupati Kebumen Ditahan KPK
YOUTUBE
Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad ditahan KPK, seusai menjalani pemeriksaan, Senin (19/2). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad ditahan KPK, seusai menjalani pemeriksaan, Senin (19/2).

Yahya Fuad diduga menerima fee dari sejumlah proyek di Kabupaten Kebumen Rp 2,3 miliar.

Yahya yang telah mengenakan seragam tahanan berwarna oranye mengaku sudah menjelaskan semua kepada penyidik KPK terkait kasus yang menjeratnya.

"Jadi sudah diperiksa. Intinya nanti ditanyakan ke penyidik aja lah. Terima kasih ya," kata Yahya yang langsung digiring ke mobil tahanan, di gedung KPK, Jakarta, Senin (19/2).

Baca: Bupati Kebumen Yahya Fuad Mengaku Sama Sekali Tidak Tahu Terkait OTT

Febri Diansyah Juru Bicara KPK mengatakan penahanan terhadap Yahya dilakukan untuk kepentingan penyidikan.

Yahya ditahan di Rutan KPK untuk 20 hari pertama.

"Ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK," kata dia saat dikonfirmasi lewat pesan singkat dikutip CNN.

Sebelum Yahya, KPK lebih dulu menahan Hojin Anshori pada Kamis (15/2) lalu. Hojin yang juga tersangka suap bersama Yahya ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur, Jakarta. Dia juga ditahan untuk 20 pertama.

Yahya dan Hojin ditetapkan sebagai tersangka suap pengadaan barang dan jasa dari APBD tahun anggaran 2016 pada 23 Januari lalu. Mereka diduga menerima jatah dari sejumlah proyek di Kabupaten Kebumen sekitar Rp2,3 miliar.

Jatah untuk Yahya diambil dalam proyek yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) infrastruktur APBN 2016 sejumlah Rp 100 miliar. Dari masing-masing proyek disepakati jatah untuk Yahya sekitar 5 sampai 7 persen.

KPK juga menetapkan Komisaris PT KAK Khayub Muhamad Lutfi sebagai tersangka suap.

Baca: MENARIK, Bupati Kebumen Umumkan Sendiri Bahwa Dia Tersangka

Yahya dan Hojin diduga bersama-sama menerima suap dari Khayub, selaku penggarap proyek di Kabupaten Kebumen. Perusahaan Khayub diketahui yang menjadi penggarap proyek pembangunan RSUD Prembun. Sementara Khayub disangka sebagai pemberi suap.

Selain ditetapkan sebagai tersangka suap, Yahya dan Hojin juga dijerat menjadi tersangka penerimaan gratifikasi. (*)

Editor: iswidodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved