Ini Daerah di Jateng yang Rawan Longsor Menurut BMKG

Pasalnya, intensitas curah hujan yang tinggi terutama saat malam hari, berpotensi masih menimbulkan longsoran tanah

Ini Daerah di Jateng yang Rawan Longsor Menurut BMKG
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO/ist
Bupati Brebes Rencanakan Status Tanggap Darurat Bencana Longsor 14 Hari terhitung Kamis 22 Februari 2018 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Semarang memperingatkan kepada warga kawasan dataran tinggi untuk waspada terhadap bencana tanah longsor.

Pasalnya, intensitas curah hujan yang tinggi terutama saat malam hari, berpotensi masih menimbulkan longsoran tanah seperti yang muncul di Kabupaten Brebes kemarin.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kelas 1 Semarang, Iis Widya Harmoko menuturkan, area paling diwaspadai adalah daerah-daerah pegunungan dan perbatasan pegunungan. 

Beberapa daerah rawan longsor di antaranya, Brebes bagian selatan, Tegal bagian selatan, Banyumas bagian utara, dan Banjarnegara bagian utara.

Warga dan relawan memadati area longsor untuk bergotong royong membersihkan material longsor di tanjakan Sikelir ruas provinsi Desa Wanayasa Kecamatan Wanayasa.
Warga dan relawan memadati area longsor untuk bergotong royong membersihkan material longsor di tanjakan Sikelir ruas provinsi Desa Wanayasa Kecamatan Wanayasa. (Istimewa)

"Ada empat daerah yang rawan longsor. Hal itu perlu diwaspadai, apalagi di Brebes karena lewat citra satelit, curah hujan masih cukup tinggi di sana," ungkap Iis saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (23/2/2018).

Menurutnya, dalam satu dasar terdapat 300 mil air sehingga curah hujan tentu dapat menyebabkan longsor.

Ia memperkirakan potensi hujan sedang hingga lebat akan terjadi hari ini.

Keadaan itu pun sekaligus ditambah angin kencang dan gemuruh petir di sekitar dataran tinggi.

Dalam hal ini, citra satelit BMKG memang memantau adanya curah hujan yang tinggi dengan deteksi warna hijau merata dari kawasan Batang sampai Brebes. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help