Pilkada Serentak

Pasangan Calon Pilbup Kudus Hanya Boleh Sekali Kampanye Terbuka, Ini Jadwalnya

Masing-masing pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Kudus mendapat jatah satu kali kampanye terbuka atau rapat umum

Pasangan Calon Pilbup Kudus Hanya Boleh Sekali Kampanye Terbuka, Ini Jadwalnya
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Deklarasi kampanye damai oleh pasangan calon dipimpin Ketua KPU Kudus Moh Khanafi di Alun-alun Kudus, Minggu (18/2/2018). Dalam deklarasi tersebut disaksikan langsung oleh Forkopimda Kabupaten Kudus. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Masing-masing pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Kudus mendapat jatah satu kali kampanye terbuka atau rapat umum.

Jadwalnya pun juga telah diatur sesuai dengan kesepakatan masing-masing tim sukses.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus, Eni Misdayani mengatakan, penetapan jadwal tersebut telah mendapat kesepakatan dari berbagai pihak. Tidak hanya tim sukses, namun juga dari Panwaslu Kudus.

"Penentuan jadwal kesempatan untuk kampanye tersebut telah sesuai dengan PKPU nomor 4. Sedangkan, untuk lokasi pelaksanaan kampanye telah ditetapkan sesuai surat keputusan (SK) Nomor 17 yang direvisi nomor 21 yang berisi tentang zonasi lapangan," kata Eni, Minggu (4/3/2018).

Eni mengatakan, penentuan lokasi kampanye secara terbuka tidak menjadi kewenangan KPU. Masing-masing tim sukses berhak menentukan sendiri.

Maka, bisa saja di tempat yang sama busa digunakan oleh beberapa calon. Di menegaskan, masing-masing telah mendapat jatah waktu kampanye. Jadi tidak akan ada tabrakan jadwal antarsatu calon dengan calon lainnya.

"Zonasi lapangan tersebut, yakni tersebar di sembilan wilayah kecamatan. Sehingga, paslon bisa memilihnya secara bebas. Namun, dalam penggunaan lapangan itu, paslon harus berkoordinasi sendiri dengan pihak desa terkait. Kecuali untuk lapangan Alu-alun, tidak diperbolehkan," katanya.

Adapun jadwal kampanye yang telah ditetapkan pihaknya yakni berlangsung April hingga Mei mendatang.

Untuk jadwal kampanye pertama pada 15 April yakni oleh paslon nomor urut empat Akhwan-Hadi Sucipto (Akhi).

Kemudian 22 April oleh paslon nomor urut satu Masan-Noor Yasin (An-Noor), pada 29 April oleh paslon nomor urut lima M.Tamzil-Hartopo (TOP), dan pada 6 Mei oleh paslon nomor urut tiga Sri Hartini-Setia Budi Bowo.

"Sedangkan, jadwal kampanye terakhir pada 13 Mei oleh paslon nomor urut dua yaitu Noor Hartoyo-Junaidi (Harjuna)" ujarnya.

Selain jadwal kampanye rapat umum katanya, setiap paslon juga bisa melaksanakan kampanye dengan cara lain hingga masa kampanye berakhir 23 Juni mendatang.

Di antara cara kampanye yang boleh digunakan yakni pertemuan terbatas yang dihadiri maksimal seribu orang. Selain itu, juga bisa dilakukan dengan cara dialog tatap muka.

"Dialog tatap muka itu seperti mendatangi masyarakat secara langsung di pasar, jalan, atau tempat keramaian lainnya. Namun, hal itu selama tidak bertentangan dengan undang-undang yang lain," katanya.(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help