Fredrich Ancam Mogok Hadiri Sidang, Kuasa Hukum: Semoga Bisa Berfikir Jernih

Fredrich Yunadi, terdakwa kasus dugaan merintangi proses hukum e-KTP pada Setya Novanto mengatakan akan mogok sidang

Fredrich Ancam Mogok Hadiri Sidang, Kuasa Hukum: Semoga Bisa Berfikir Jernih
tribunnews.com/jeprima
ROMPI ORANYE - Mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi (tengah) mengenakan rompi tahanan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (13/1). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Fredrich Yunadi, terdakwa kasus dugaan merintangi proses hukum e-KTP pada Setya Novanto mengatakan akan mogok sidang dalam perkara yang menjeratnya di Pengadilan Tipikor.

“Kami tak akan menghadiri sidang,” kata Fredrich Yunadi usai pembacaan putusan sela di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/3/2018).

 Baca: PSIS Semarang Batal Uji Coba Lawan Madura United

Fredrich bersikeras tidak akan menghadiri sidang lantaran permohonannya ditolak majelis hakim, diantaranya menghadirkan ketua KPK, Agus Rahardjo dalam sidangnya.

Selain itu, dia juga merasa tidak terima karena semua keberatan atau eksepsi yang dia ajukan ditolak Majelis Hakim Pengadilan Tipikor.

Baca: Ngga Cuma Spaso, 5 Penyerang Naturalisasi Ini Bisa Jadi Opsi Luis Milla di Timnas

Fredrich berharap agar perkara pokok yang menjeratnya tidak dilanjutkan.

“Kalau dipaksa hadir, saya tidak akan bicara dan tidak akan mendengarkan. Karena itu hak asasi manusia, mohon kami dihormati," katanya.

"Selama saya belum diputus (vonis), harkat dan martabat saya mohon dihormati. Jadi jangan memaksakan kehendak. Saya pengacara, saya mengerti hukum. Saya tidak mau hak saya diperkosa,” lanjut dia.

Baca: Seram, Selama 30 Tahun Nenek Ini Tinggal Bersama Jenazah Ibunya

Halaman
12
Editor: galih permadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help