Budi Sebut Lapas Klaten Tidak Representatif Ditempati Abu Bakar Baasyir

Menurut Budi, ketidakrepresentatifan itu terletak pada sarana prasarana (sarpras) hingga SDM yang kurang memadai.

Budi Sebut Lapas Klaten Tidak Representatif Ditempati Abu Bakar Baasyir
youtube
Budi Sebut Lapas Klaten Tidak Representatif Ditempati Abu Bakar Baasyir 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Menko Polhukam Wiranto diberitakan berencana memindahkan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir ke Lapas Klaten.

Kepala Lapas Kelas II B Klaten, Budi Priyanto meminta kepada Menteri Wiranto untuk mempertimbangkan kembali rencana tersebut.

Meski mengaku belum mendapat perintah langsung, tapi Budi menjelaskan saat ini kondisi Lapas Klaten tak representatif ditempati seorang narapidana yang sudah tua serta kondisi sakit.

"Belum ada perintah langsung dari Kakanwil maupun Ditjen Pemasyrakatan. Kami sampaikan juga Lapas Klaten kurang representatif untuk menerima tahanan setingkat Abu Bakar," ungkapnya, Kamis (8/3/2018).

Menurut Budi, ketidakrepresentatifan itu terletak pada sarana prasarana (sarpras) hingga SDM yang kurang memadai.

Selain itu, tak adanya dokter di lapas itu menurutnya menjadi penyebab lapas Klaten tak representatif.

Ia menilai, bahkan untuk tahanan sakit dari Polres Klaten hingga Kejaksaan, pihaknya cenderung menolak.

"Apalagi Abu Bakar Baasyi kondisinya tua dan sakit sehingga membutuhkan perhatian," ungkapnya.

Ia pun mengatakan masih ada sejumlah Lapas yang lebih layak menampung Abu Bakar Baasyir, daripada Lapas Klaten.

Meski begitu Budi memaparkan, bila pemerintah tetap memindahkan ke Lapas Klaten, dirinya tidak dapat berbuat banyak.

"Kondisi di lapangan sudah saya jelaskan. Kalau perintah dari Kakanwil berarti segala risiko yang akan terjadi beliau sudah paham," ujar dia.

Lebih jauh ia berkata dengan segala pertimbangan tersebut bisa menjadi masukkan bagi pemerintah sebelum menunjuk Lapas Klaten.

"Kalau kita berbicara sisi humanis, tak tega lah. Tetapi kalau pemerintah telah menunjuk Lapas Klaten, ya sudah," ungkapnya. (*)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved