Keakraban Komunitas Bukalapak Semarang, 'Nyari Sedulur' Tak Hanya Jualan

Jumlah pelapak yang tergabung dalam Komunitas Bukalapak Semarang mencapai 100 orang.

Keakraban Komunitas Bukalapak Semarang, 'Nyari Sedulur' Tak Hanya Jualan
TRIBUN JATENG/YASMINE AULIA
Anggota Komunitas Bukalapak Semarang berfoto bersama seusai acara Kopdar di Ruko Edelweis no 6-7, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (10/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pertemuan para penjual di situs jual beli Bukalapak tak sekadar diskusi perniagaan.

Mereka juga menjadikannya ajang mempererat hubungan persaudaraan sekaligus aksi sosial.

Satu di antaranya Kopi Darat (kopdar) Komunitas Bukalapak Semarang di Ruko Edelweis no 6-7, Perumahan Permata Tembalang, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (10/3/2018).

Acara para pelapak (sebutan untuk penjual di Bukalapak) ini juga bekerja sama dengan PMI Kota Semarang dalam menggelar derma darah.

"Memang sebulan sekali kami rutin menyelenggarakan kopdar komunitas di regional masing-masing," ujar Koordinator Komunitas Bukalapak area Jawa Tengah, Iyan Ferdian.

Tempat kopdar kali ini sehari-hari merupakan gerai aksesori handphone milik Husni (Ruko Flazztore).

Menurut Koordinator Lapangan Komunitas Bukalapak Semarang, Tri Wisnu, jumlah pelapak yang tergabung dalam komunitasnya mencapai 100 orang.

"Tak ada ruginya ikut komunitas. Bisa nambah relasi, dapat ilmu gratis, bisa bantu sesama, dan yang terpenting sebagai ajang nyari sedulur dan teman," ujar Wisnu kepada Tribunjateng.com.

Komunitas pelapak ini sudah ada sejak 2014 silam.

Halaman
123
Penulis: Yasmine Aulia
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help