Cara Mudah Cegah Penuaan, RS Telogorejo Ajak Masyarakat Untuk Terus Bergerak Aktif

Saat berbicara soal hari tua, imajinasi manusia sebagian besar akan mengarah pada kulit keriput serta kondisi tulang yang rentan.

Cara Mudah Cegah Penuaan, RS Telogorejo Ajak Masyarakat Untuk Terus Bergerak Aktif
wilujeng puspita dewi
dr Arien Himawan, M Kes Sp Gk saat menjadi pembicara di acara Seminar Kesehatan Cegah Penyakit Dalam dan Penuaan dengan Bergerak Aktif yang diselenggarakan oleh RS Telogorejo, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kawasan Simpanglima, Semarang, Jawa Tengah. Sabtu (10/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Saat berbicara soal hari tua, imajinasi manusia sebagian besar akan mengarah pada kulit keriput serta kondisi tulang yang rentan.

Tidak dapat dipungkiri, setelah melewati usia 45 tahun, tulang secara berkala akan kehilangan kepadatan dan kekuatannya.

Selain itu, masa tua juga identik dengan munculnya berbagai penyakit dalam. Hal tersebut lantaran organ manusia mengalami penurunan fungsi dari hari ke hari.

Oleh karena itu, dalam rangka menghadapi masa tua, RS Telogorejo adakan seminar yang membahas mengenai pentingnya gerak aktif dalam mencegah penyakit dalam serta penuaan. Sabtu (10/3/2018).

Ternyata, bergerak aktif adalah cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit dalam serta penuaan di hari tua.

Hal tersebut disampaikan oleh Dokter Gizi RS Telogorejo, dr Arien Himawan, M Kes Sp Gk.

"Karena dengan bergerak aktif, metabolisme bekerja lebih baik. Begitu juga insulin. Dengan begitu kerja liver dalam menyaring zat-zat beracun dalam tubuh akan maksimal," ungkapnya.

Selain bergerak aktif, untuk mencegah penuaan karena penurunan otot, juga diperlukan konsumsi protein, vitamin D, omega 3, omega 6 serta antioksidan.

Bagi Dokter Arin, pola makan serta aktivitas fisik keduanya merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk memiliki fisik yang sehat di hari tua.

"Tetapi vitamin D juga akan sia-sia dikonsumsi apabila tidak diimbangi dengan berjemur di pagi hari," beber Dokter Arin.

Dari raut 217 peserta yang hadir dalam acara semunar tersebut, sebagian besar tampak terkejut dengan pernyataan soal berjemur.

"Iya, tanpa berjemur, vitamin D dalam tubuh tidak akan tercerna dan terserap dengan baik, " tegas Dokter Arien.

Oleh karena itu, selain aktivitas fisik dan pola makan, berjemur di pagi hari juga menjadi kebiasaan yang tidak boleh disepelekan. (*)

Penulis: Wilujeng Puspita Dewi
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help