Agus Riyanto: Untuk Naikkan PAD Coba Pemkot Maksimalkan Potensi Retribusi Parkir

Ketua komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Slamet: Naikkan PAD Coba Pemkot Maksimalkan Potensi Retribusi Parkir

Agus Riyanto: Untuk Naikkan PAD Coba Pemkot Maksimalkan Potensi Retribusi Parkir
tribunjateng/dok
Ketua komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Slamet: Naikkan PAD Coba Pemkot Maksimalkan Potensi Retribusi Parkir 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Slamet mengatakan ada cara selain mendapatkan Pajak Asli Daerah (PAD) selain menekan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Semarang.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang dan sejumlah OPD lain merevisi kebijakan kenaikan PBB di Kota Semarang pada 2018.

Yakni yang semula mencapai sebesar 70 persen, menjadi hanya 30 persen, Senin (26/2/2018) lalu.

Hal ini dilakukan atas dasar menindaklanjuti banyaknya keluhan masyarakat yang disampaikan kepada Pemerintah Kota Semarang atas kenaikan PBB pada 2018.

Menurut Agus, potensi PAD dari sektor non pajak juga perlu dioptimalkan, misalnya retribusi parkir, laba BUMD dan lain-lain.

“Untuk mengejar kenaikan PAD tidak harus menekan PBB. Bisa dengan retribusi, laba BUMD dan lain-lain,” ujarnya, Senin (12/3/2018) kemarin.

Untuk sektor pajak, Agus melihat dari sisi lain, yakni mengejar kenaikan PAD dengan mengoptimalkan warga-warga yang masih belum taat membayar pajak.

“Tidak berarti juga harus menaikkan nominal, tetapi bisa dengan mengoptimalkan yang belum taat membayar dengan wajib pajak,” ujarnya. (*)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help