Airport Corner

Avsec Bandara Ahmad Yani Temukan Power Bank Rakitan

Tadi kami sudah temukan dua unit yakni power bank rakitan yang kami sudah temukan di SCP 2 karena melebihi kapasitas

Avsec Bandara Ahmad Yani Temukan Power Bank Rakitan
Net
Ilustrasi Powerbank 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Aviation Security (Avsec) Bandara Ahmad Yani Semarang telah berlakukan ketentuan membawa pengisi baterai portabel dan baterai lithium cadangan pada pesawat udara, Selasa (13/3/2018).

Regulasi tersebut tercatat dalam surat edaran nomor 15 tahun 2018 Dirjen Perhubungan udara.

Security Screening Section Head PT Angkasa Pura I, I Wayan Suaja menuturkan ketentuan SE Nomor 15 tahun 2018 telah diberlakukan di bandara Ahmad Yani. Hal ini dibuktikan barang-barang yang tercantum di SE nomor 15 tersebut telah ditemukan di Screening Check Point (SCP).

"Tadi kami sudah temukan dua unit yakni power bank rakitan yang kami sudah temukan di SCP 2. Ada beberapa juga power ban yang melebihi kapasitas," ujarnya.

Penanganan Power bank, kata dia, sudah dilakukan di tahun 2017 setelah terbitnya Peraturan Menteri perhubungan nomor 80 tahun 2017 mengenai Program Keamanan penerbangan Nasional. Aturan tersebut mulai diberlakukan kembali terdapat kejadian.

"Bentuk pengamanannya kami akan periksa penumpang. Apabila melebihi kapasitas akan kami amankan atau berikan kepada keluarganya yang mengantar," ujarnya.

Menurut dia, power bank atau baterai lithium cadangan yang mempunyai daya jam atau watt hour (wh) tidak lebih dari 100 wh dapat dibawa penumpang.

Selanjutnya power bank maupun bateri lithium cadangan yang mempunyai daya lebih dari 100 wh namun tidak lebih dari 160 wh harus mendapat persetujuan dari badan angkutan udara, perusahaan angkutan udara asing dan hanya diperbolehkan dibawa maksimal dua unit per penumpang.

"Kami akan tetap koordinasikan apabila melebihi sesuai standar itu akan kami koordinasikan dengan airlance (maskapai penerbangan), " terangnya.

Diterangkannya, yang tidak diperbolehkan dibawa ke pesawat udara yakni power bank maupun baterai lithium cadangan yang mempunyai daya perjam lebih 160 wh dan tidak dapat identifikasi.

"Perhitungannya sudah jelas di SEnya,"tuturnya.

Ia menghimbau agar masyarakat pengguna jasa transportasi udara dapat mematuhi aturan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengatasi agar aman dan nyaman dalam penerbangan.

"Kalau memang membawa power bank diharapkan membawa dibawah 100 wh," tuturnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved