Inilah Pesan Satlantas Polrestabes Semarang pada Pengemudi Transportasi Online Biar Tidak Ditilang

Menurut Wakasatlantas Polrestabes Semarang Kompol Sumiarta, penggunaan HP saat berkendara akan dikenakan tindakan berupa tilang oleh pihaknya.

Inilah Pesan Satlantas Polrestabes Semarang pada Pengemudi Transportasi Online Biar Tidak Ditilang
akhtur gumilang
Para pengemudi ojek online bersama anggota kepolisian di depan kantor Patwal Pos Simpanglima Semarang, Selasa (13/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satlantas Polrestabes Semarang mewanti-wanti para pengendara kendaraan, khususnya pengemudi layanan transportasi online yang tak bisa dipisahkan dari penggunaan HP saat berkendara.

Menurut Wakasatlantas Polrestabes Semarang Kompol Sumiarta, penggunaan HP saat berkendara akan dikenakan tindakan berupa tilang oleh pihaknya.

"Peringatan ini khususnya buat para pengendara transportasi berbasis online (gojek dan grab). Biasanya mereka akan melihat GPS saat berkendara untuk melihat alamat yang dituju," terang Kompol Sumiarta kepada Tribunjateng.com, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya, aktivitas memainkan HP saat berkendara sangat membahayakan bagi pengemudi dan juga penumpangnya.

Meskipun menggunakan alat tempel HP khusus yang dipasang di spidometer kendaraan, pihaknya akan tetap melakukan tindakan.

Tindakan tersebut bisa berupa aksi preventif atau langsung penilangan.

Para pengemudi ojek online bersama anggota kepolisian di depan kantor Patwal Pos Simpanglima Semarang, Selasa (13/3/2018).
Para pengemudi ojek online bersama anggota kepolisian di depan kantor Patwal Pos Simpanglima Semarang, Selasa (13/3/2018). (akhtur gumilang)

"Karena ini dalam massa Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018, pihak kami akan mencegah terlebih dahulu dengan memberikan pin bertuliskan 'Tercyduk'. Hal itu sebagai pengingat dan peringatan bagi mereka yang melanggar. Setelah itu, jika ketahuan lagi akan kami tindak berupa tilang," tegas Sumiarta.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar para pengemudi layanan online bisa melihat HPnya terlebih dahulu untuk mengetahui rute sebelum berangkat menuju tujuan

Jika perlu melihat GPS kembali, menurut Sumiarta, para pengemudi bisa menepi sebentar ke pinggir jalan yang tidak terdapat tanda rambu lalu lintas 'dilarang stop' atau 'dilarang parkir'.

"Menepi saja dulu. Hal itu tidak terlalu memakan waktu banyak kok," tambahnya. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help