Jusuf Kalla: Teknologi Bisa Jadi Solusi Berbagai Tantangan Bangsa

Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima penghargaan di bidang sosial dan kemanusiaan di Auditorium UNS, Senin (12/3).

Jusuf Kalla: Teknologi Bisa Jadi Solusi Berbagai Tantangan Bangsa
tribunjateng/akbar hari mukti
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerima penghargaan di bidang sosial dan kemanusiaan di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Senin (12/3). Penghargaan diberikan Rektor UNS, Prof Ravik Karsidi. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerima penghargaan di bidang sosial dan kemanusiaan di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Senin (12/3). Penghargaan diberikan Rektor UNS, Prof Ravik Karsidi.

JK menerima penghargaan 'Parasamya Anugraha Dharma Krida Baraya' didampingi sang istri, Mufidah Jusuf Kalla. Keduanya tiba di UNS Solo sekitar pukul 09.45.

Turut hadir Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir; Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara; Sekda Jateng, Sri Puryono; Dewan Penyantun UNS, Muhammad Nuh; Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono, Ketua Dewan Penyantun 2008-2018, Akbar Tanjung beserta istri; dan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto.

JK mengaku bersyukur dan berterimakasih atas penghargaan yang diberikan kepada dirinya.

"Saya mengucapkan terima kasih. Bagaimanapun juga kemanusiaan merupakan amanah dan amal ibadah kita sebagai umat beragama," katanya.

Menurut dia, penyelesaian persoalan kebangsaan dan keagamaan merupakan kewajiban seluruh elemen masyarakat, termasuk dirinya dan juga Presiden Joko Widodo.

JK pun mengajak masyarakat lebih bersyukur menjalani hidup di Negara Indonesia, yang menurutnya sudah memiliki rasa persatuan tinggi.

"Minggu lalu saya kembali dari Afganistan yang sampai sekarang terus menghadapi konflik. Kita harus bersyukur tinggal di Indonesia, karena negara ini memiliki kesatuan yang luar biasa," tuturnya.

Meski demikian, dia menambahkan, bukan berarti tak ada konflik sama sekali di Indonesia. Beberapa konflik yang terjadi di Indonesia terjadi karena ketidakadilan ekonomi, politik, dan sosial di masyarakat.

"Ciptakanlah keadilan kepada seluruh manusia. Bagi saya, keadilanlah yang harus menjadi pokok. Bagaimana menyelesaikan permasalahan adalah mengingatkan dan memberikan jalan yang semakin lurus," terangnya.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help