Mahasiswa Indonesia Ini Retas 600 Situs dari 44 Negara, Dapat Rp 200 Juta hingga FBI Turun Tangan

Komplotan hacker yang diringkus Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya di Surabaya, Jawa Timur, ternyata masih berstatus mahasiswa aktif.

Mahasiswa Indonesia Ini Retas 600 Situs dari 44 Negara, Dapat Rp 200 Juta hingga FBI Turun Tangan
net
ilustrasi hacker 

TRIBUNJATENG.COM - Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan peretas (hacker) kelas dunia.

Tak disangka, pelakunya masih berstatus mahasiswa. Tapi aksi mereka sudah merepotkan 44 negara. 

Komplotan hacker yang diringkus Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya di Surabaya, Jawa Timur, ternyata masih berstatus mahasiswa aktif.

Ketiga pelaku, yakni KPS (21), NA (21), dan ATP (21), sudah meretas 600 website di 44 negara.

Dirangkum tribun-timur.com dari tribunnews.com berikut fakta-fakta tiga mahasiswa ini.

1. Cuma Butuh 5 Menit

Tiga orang hacker atau peretas yang ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya (PMJ) bisa melakukan aksinya hanya dalam waktu lima menit.

Dalam waktu singkat itu ia bisa meretas dan meraup uang puluhan juta dari korbannya.

“Mereka hanya butuh waktu lima menit untuk meretas satu buah situs,” kata AKBP Roberto Pasaribu, Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ) di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).

2. Raup Rp 200 Juta

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help