Operasi Keselamatan

Operasi Keselamatan, Tiap Hari 300-an Pengendara Ditilang Polrestabes Semarang

Selama Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 Satlantas Polrestabes menilang 300 pengendara dalam sehari.

Operasi Keselamatan, Tiap Hari 300-an Pengendara Ditilang Polrestabes Semarang
tribunjateng/Akhtur Gumilang
Wakasatlantas Polrestabes Semarang Kompol Sumiarta 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Selama Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 sejak Senin (5/3/2018) lalu, Satlantas Polrestabes Semarang menilang sebanyak 250 sampai 350 pengendara dalam sehari.

Hal itu diungkapkan Wakasatlantas Polrestabes Semarang Kompol Sumiarta saat menggelar pawai operasi di Simpang PLN, Jalan Pemuda, Semarang Tengah, Kota Semarang, tepatnya depan Hotel Crowne Plaza, Senin (13/3/2018).

Ia menjelaskan, operasi yang dimulai tanggal 5 Maret 2018 hingga 25 Maret 2018 itu sebenarnya lebih menekankan langkah preventif (mencegah) ketimbang penindakan berupa tilang.

"Kami menilang hanya para pengendara yang berpotensi besar mengalami kecelakaan. Seperti bermain HP saat berkendara, tidak memakai helm, plat nomer tidak sesuai, dan tidak pakai spion. Sejauh ini, kami banyak menindak para pengendara yang melanggar seperti itu," jelas Kompol Sumiarta kepada Tribunjateng.com, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya, total pengendara yang ditilang itu termasuk hasil penindakan dari operasi di tingkat jajaran Polsek.

250 hingga 350 pengendara yang ditilang meliputi para pengemudi motor, mobil, dan truk.

"Semuanya merata dari jenis kendaraannya. Paling banyak pengendara yang ditilang ada di wilayah pusat kota dan jalur pantura," tambahnya.

Selain menilang, para petugas Satlantas pun akan memberikan pin bertuliskan "tercyduk" kepada para pengendara yang ketahuan melanggar.

Tak tanggung-tanggung, pihaknya pun akan memasangkan langsung pin tersebut kepada para pengendara.

"Pengendara yang ditilang biasanya karena tidak menyalakan lampu, tidak memakai sabuk pengaman, dan pelanggaran-pelanggaran ringan lainnya. Kami akan lakukan langkah preventif, salah satunya memberikan pin," pungkas Sumiarta. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help