Home »

PSIS

Formasi Baru PSIS Semarang, Subangkit Belum Temukan Pemain yang Cocok

Pelatih PSIS Semarang, Subangkit mencoba menambah variasi taktik dengan menerapkan skema baru dalam timnya

Formasi Baru PSIS Semarang, Subangkit Belum Temukan Pemain yang Cocok
franciskus ariel setiaputra
Subangkit 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang, Subangkit mencoba menambah variasi taktik dengan menerapkan skema baru dalam timnya, dalam masa persiapan jelang Liga 1 bergulir.

Dalam skema baru itu, ia menilai belum menemukan satu pemain yang cocok menempati posisi yang ia maksud.

Skema yang dimaksud adalah formasi 4-1-4-1. Ia menjelaskan butuh satu sosok pemain yang pas di depan empat bek sejajar. Seperti yang ia terapkan saat PSIS beruji coba menghadapi Madura United.

"Masalah formasi nanti itu tergantung situasi di lapangan. Yang jelas saya belum melihat ada satu sosok yang paling bisa di andalkan di posisi yang satu itu (di depan empat bek sejajar, seandainya menggunakan formasi 4-1-4-1)," Kata Subangkit.

Sebenarnya, Subangkit menilai, gelandang senior Muhammad Yunus merupakan tipikal gelandang bertahan paling ideal di skuat PSIS sebagai deep lying playmaker, namun kondisi pemain berumur 29 tahun ini yang belum bugar jadi kendala.

"Saya lihat diposisi itu yang paling cocok Yunus. Tapi kondisinya Yunus sampai saat ini belum bagus. karena disitu dibutuhkan orang orang yang bisa mengambil keputusan cepat, dia bisa mengontrol bola, mengontrol permainan," papar pelatih asal Pasuruan ini.

"Kalau yang muda-muda saya kira masih butuh waktu," imbuhnya.

Saat berhadapan dengan Madura United, ia menjajal Ibrahim Conteh dan Tegar Infanteri di posisi yang dimaksud, namun ia masih kurang puas.

Satu hal yang ia khawatirkan adalah, kondisi Yunus yang rawan cedera, membuatnya harus memutar otak jika seandainya memasang Yunus dalam skema 4-1-4-1.

"Yang saya khawatirkan dia rawan cedera. Tapi sebenarya saya berharap banyak sama Yunus di tim ini," katanya.

Sementara untuk Akhlidin Israilov yang juga berposisi gelandang, menurut Subangkit, pemain asal Kyrgyztan tersebut kurang cocok jika berperan sebagai gelandang bertahan karena karakter permainannya yang lebih ofensif.

"Akhlidin dia gelandang serang, atau bisa juga kami pasang di second striker," katanya.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help