Sekjend PDIP: Cawapres Jokowi Sebaiknya dari Kader Parpol

Hasto mengatakan cawapres Jokowi terbuka bagi orang yang berlatar belakang Parpol maupun non parpol.

Sekjend PDIP: Cawapres Jokowi Sebaiknya dari Kader Parpol
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto menghadiri acara pengumuman hasil verifikasi dan penetapan partai politik peserta pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (17/2/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sejumlah ketua umum partai politik santer disebutkan menjadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo. Mereka di antaranya Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

Menanggapi hal tersebut, Hasto mengatakan cawapres Jokowi terbuka bagi orang yang berlatar belakang Parpol maupun non parpol.

"Semua terpanggil sebagai pemimpin untuk bangsa juga memiliki komitmen sama. PDIP selalu membuka ruang bagi hadirnya kepemimpinan dari parpol ataupun dari luar parpol yang menurut PDIP memiliki kualifikasi kepemimpinan yang baik. Tapi ciri kepemimpinan adalah dia bergerak ke bawah. Dia harus memahami siapa yang dipimpinnya," ujar Hasto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Namun menurut Hasto alangkah baiknya bila cawapres Jokowi nanti merupakan hasil dari kaderisasi partai, karena partai membentuk kepemimpinan seseorang.

‎"Bagi PDIP alangkah lebih baiknya mereka melalui kaderisasi internal partai. Mengingat ada kekuatan kolektif yang juga jadi kekuatan riil mereka yang mendampingi Jokowi‎," pungakasnya.(*)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help