Kasus Asusila

Siswa SD yang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual akan Diperiksa Polisi

Siswi SDN di Kota Semarang yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum guru akan memberikan keterangan kepada polisi

Siswa SD yang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual akan Diperiksa Polisi
tribunjateng/dok
ILUSTRASI

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Siswi SDN di Kota Semarang yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum guru akan memberikan keterangan kepada polisi beberapa hari ke depan.

Hingga saat ini sudah ada dua orangtua siswa dari sekolah yang sama yang mendatangi Polrestabes Semarang untuk melakukan pengaduan. Yang pertama dilaporkan pada hari Sabtu akhir pekan lalu.

Sementara itu Rabu (14/3/2018) orang tua korban kedua juga mendatangi Unit PPA Polrestabes setelah sehari sebelumnya menjalani visum di RS Tugu.

"Nantinya yang diduga korban kedua akan dimintai keterangan besok, tapi tidak dikantor polisi karena takut, tapi di rumah pendampingan, sedangkan korban yang melapor pertama akan dimintai keterangan pada hari Jumat," beber Kabag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Suwarna.

Pemeriksaan guna mencari keterangan dari korban yang masih anak-anak dan duduk di Sekolah SD memang berbeda dengan korban yang sudah dewasa. "Jadi kenyamanan korban ini sangat diperhatikan, korban kedua informasinya takut kalau di kantor polisi," bebernya.

Orang tua korban yang mendatangi Unit PPA Polrestabes Semarang hari itu mendapat rekomendasi untuk melakukan laporan pengaduan, Meski demikian hingga sore hari ternyata belum ada laporan tentang pelecehan seksual yang terjadi di sekolah.

Hal itu juga diutarakan oleh Kepala SPKT Polrestabes Semarang, Kompol Tumiran ia ditemui di kantornya ia menyatakan belum ada laporan yang terkait pelecehan seksual di sekolah.

"Informasinya memang hari ini juga akan melapor tapi sampai jam segini belum ada tuh," beber Tumiran. Ia hanya menyebutkan hari itu ada laporan kasus persetubuhan dengan anak di bawah umur namun bukan di sekolah dan yang dilaporkan bukan oknum guru. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help