Sumur Warga di Kabupaten Tegal Tercemar Limbah, Airnya Berbau Semir Sepatu

Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) mencemari sumur warga di Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal

Sumur Warga di Kabupaten Tegal Tercemar Limbah, Airnya Berbau Semir Sepatu
Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Seorang warga desa karangdawa Kecamatan Margasari sedang mencium bau air yang ditaruh di tangannya. Air yang berasal dari sumur warga itu diduga tercemar limbah pembuangan B3 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SLAWI - Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) mencemari sumur warga di Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.

Warga pun mengeluhkan kondisi itu. Mereka kerap mengalami gatal- gatal usai mandi dengan air dari sumur mereka.

"(Air) tidak bisa dipakai untuk air minum. Paling cuma untuk mandi dan cuci baju," kata Kartini (55) seorang warga Dukuh Apu, Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Rabu (14/3/2018).

Secara kasat mata, air sumur tak tampak tercemar. Air masih terlihat jernih. Namun, ketika didekatkan ke hidung, air berbau seperti semir sepatu.

Sejak air sumurnya beraroma, ia tidak berani menggunakannya untuk minum dan memasak.

"Saya terpaksa membeli galon untuk minum dan masak. Kalau dibikin es juga ada warna kuning- kuningnya," terangnya.

Berdasarkan pantauan Tribun Jateng, pemukiman warga tidak jauh dengan lahan pembuangan limbah B3, hanya sekitar 200 meter.

Lahan pembuangan juga tidak jauh dari jalan alternatif Brebes- Kabupaten Tegal.

Pada jam- jam tertentu, seringnya pada malam hari, limbah B3 menimbulkan polusi udara. Aroma tak sedap dari sampah bahan kimia menyerebak.

"Biasanya kalau malam hari baunya sangat menyerebak. Biasanya kalau malam hari limbah itu dibakar," kata seorang warga lain, Jumanto (49).

Menurutnya, limbah tersebut berasal dari sejumlah perusahaan swasta di Jakarta.

"Hampir setiap hari, truk pengangkut dari Jakarta membuang limbah di lahan kapur tersebut," jelasnya,

Warga pun sempat memprotes perusahaan pengelola pembuangan dan pemanfaatan limbah B3 itu. Mereka juga meminta agar pemerintah Kabupaten Tegal meninjau kembali izin pembuangan limbah B3 tersebut. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved