Kepesertaan JKN-KIS di Purbalingga Tertinggi se Eks Karesidenan Banyumas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga mempercepat pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepesertaan JKN-KIS di Purbalingga Tertinggi se Eks Karesidenan Banyumas
ISTIMEWA
Sosialisasi JKN di Operation Room, Graha Adiguna, Jumat (16/3) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Dalam rangka mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga mempercepat pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kabupaten Purbalingga menjadi wilayah dengan kepesertaan JKN-KIS tertinggi di wilayah cabang Purwokerto.

“Sebanyak 757.285 penduduk di Purbalingga terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari 950.452 jiwa yang tercatat terhitung sampai dengan 28 Februari 2018 atau setara dengan 79,68 persen,” kata Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto, Imron Fatoni pada acara Sosialisasi JKN di Operation Room, Graha Adiguna, Jumat (16/3).

Sedangkan posisi kepesertaan BPJS terendah ditempati Kabupaten Banjarnegara dengan realisasi keikutsertaan sebanyak 605.083 dari 1.001.856 penduduk atau sebanyak 60,40 persen.

Posisi kedua ditempati Kabupaten Banyumas dengan realisasi kepesertaan JKN KIS sebanyak 74,98 persen.

Adapun Kabupaten Cilacap menempati peringkat ketiga di wilayah cabang purwokerto dengan realisasi penduduk kepesertaan JKN KIS 68,57 persen dari jumlah penduduk 1,8 juta penduduk.

Imron menerangkan, untuk mencapai target UHC, diperlukan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang memadai dan Kebutuhan Fasilitas Kesehatan (Faskes).

“Untuk kecukupan peserta JKN KIS maka ditargetkan pemenuhan faskes sebanyak 99 yang berupa Dokter Praktek Pribadi (DPP), Klinik maupun faskes lainnya. Sedangkan tenaga dokter dibutuhkan 91 dokter umum,” ujarnya.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra, Agus Winarno mengatakan untuk mencapai target UHC yang telah ditentukan, dibutuhkan dukungan dari seluruh pihak terutama dalam pelaksanaan program JKN KIS.

Tujuannya, meningkatkan kualitas pelayanan, pemenuhan manfaat serta peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap penyelenggaraan program JKN serta percepatan pencapaian UHC di Kabupaten Purbalingga

“Harapannya setelah Purbalingga menjadi Kabupaten terbaik pelaksanaan JKN-KIS, Purbalingga dapat menjadi Kabupaten Percontohan Daerah Pelaksanaan Program JKN-KIS terbaik,” harap Agus.

Agus menjelaskan Bupati Purbalingga telah mengeluarkan Instruksi Bupati Purbalingga Nomor 440/370 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN dalam rangka mendukung pencapaian UHC di Kabupaten Purbalingga. Instruksi tersebut ditujukan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan para Camat se Kabupaten Purbalingga.

“Bupati Purbalingga telah menginstruksikan dalam Instruksi Bupati tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN kepada Kepala Dinkes, Bapelitbangda, Dinsosdalduk KB P3A, Dindukcapil, Dinnaker, Dindikbud, DPMPTSP, Dinperindag, Dinkop UKM, BKPPD dan Para Camat agar melaksanak tugas sesuai yang diperintahkan demi tercapainya UHC di Kabupaten Purbalingga,” tutur Agus.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help