TribunJateng/

Empat Pasangan Penghayat Kepercayaan di Cilacap Siap Ikuti Nikah Massal

Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Cilacap kembali melakukan pendataan terhadap pasangan penghayat kepercayaan

Empat Pasangan Penghayat Kepercayaan di Cilacap Siap Ikuti Nikah Massal
istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Cilacap kembali melakukan pendataan terhadap pasangan penghayat kepercayaan yang belum mencatatkan perkawinannya di instansi catatan sipil.

Sekretaris MLKI Cilacap Muslam Hadiwiguna Putra mengatakan, pemerintah akan kembali mengadakan perkawinan masal, termasuk untuk pasangan penghayat kepercayaan yang hendak menikah, atau telah menikah secara adat namun belum mencatatkan perkawinannya di instusi negara.

Hingga saat ini, sudah ada empat pasang penghayat di Cilacap yang siap mengikuti prosesi itu. Jumlah itu akan bertambah karena saat ini pihaknya masih melakukan tahap pendataan.

"Perkawinan masal ini sebenarnya bukan untuk penghayat saja. Untuk agama lain juga dalam rangka penertiban oleh pemerintah,"katanya, Kamis (29/3).

Perkawinan masal untuk penghayat kepercayaan di Cilacap selalu disambut antusias para pasangan penghayat.

Tahun 2008 lalu, saat perkawinan masal digelar termasuk untuk penghayat, seratusan pasang penghayat ikut dalam prosesi sakral itu. Ini tak mengherankan lantaran selama ini banyak pasangan penghayat di Cilacap belum terdaftar di instansi catatan sipil terkait status perkawinan mereka.

Para pasangan penghayat selama ini banyak yang menikah di bawah tangan atau secara hukum adat.

Muslam sempat merasakan begitu beratnya menjalani kehidupan sebagai pasangan penghayat. Ia dan istrinya menikah pada tahun 1998 silam saat akhir rezim orde baru.

Sebagaimana pasangan penghayat lain, ia merasa susah mendapatkan pengakuan untuk status kependudukannya di mata hukum.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help