Enam Siswa Penghayat di Cilacap Ikuti USBN Mapel Kepercayaan

"Untuk USBN SMA sudah selesai, namun untuk SMP baru digelar April nanti,"katanya, Jumat (30/3)

Enam Siswa Penghayat di Cilacap Ikuti USBN Mapel Kepercayaan
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Proses belajar mengajar pelajaran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di SMPN 3 Gandrungmangu 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Sejumlah sekolah baik tingkat SMP maupun SMA di Cilacap menggelar Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk mata pelajaran (mapel) pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa bagi siswa penghayat kepercayaan.

USBN untuk mapel ini adalah pertama kali digelar sejak mapel itu mulai diajarkan untuk para siswa penghayat di Cilacap, 2015 silam.

Pengampu mapel pendidikan kepercayaan Muslam Hadiwiguna Putra mengatakan, tahun ini, tercatat ada 6 siswa yang mengikuti USBN untuk mapel pendidikan kepercayaan.

Satu di antaranya merupakan siswi SMA Negeri 1 Cilacap, sementara 5 lainnya adalah pelajar SMP yang tersebar di SMP N Gandrungmangu, SMP N Adipala, dan SMP N Jeruklegi.

"Untuk USBN SMA sudah selesai, namun untuk SMP baru digelar April nanti,"katanya, Jumat (30/3).

Muslam mengatakan, USBN untuk mapel pendidikan kepercayaan ini dilaksanakan secara nasional, bukan hanya di Cilacap.

Di Cilacap, mapel pendidikan kepercayaan mulau diajarkan di sekolah pada 2015 silam, atau jauh sebelum pemerintah menerbitkan Permendikbud Nomor 27 tahun 2016 tentang Layanan
Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Dari dua sekolah yang melayani pendidikan untuk siswa penghayat kala itu, kemudian diikuti sekolah-sekolah lain, baik tingkat SD sampai SMA.
Kini, ada 14 sekolah dari tingkat SD hingga SMP di Cilacap yang membuka kelas untuk pelajaran kepercayaan.

Minggu ini juga berlangsung Ujian Tengah Semester (UTS) untuk siswa setingkat SMP di Cilacap. UTS juga memuat soal mapel kepercayaan khusus bagi siswa penghayat.

"USBN berlangsung lancar karena siswa sebelumnya sudah mendapatkan mapel itu dari guru khusus," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help